Tafsir Jokowi Sebut 'Lamun Sira Sekti, Aja Mateni', Diunggah Setelah Prabowo Rapat Sikap Politik

Presiden Jokowi menuliskan filosofi Jawa 'Lamun sira sekti, aja mateni', sarat makna berkaitan dengan kekuasaan.

kolase
Pertemuan Jokowi dan Prabowo membuat rupiah perkasa terhadap dolar AS 

TRIBUNBATAM.id - Presiden Jokowi menuliskan filosofi Jawa 'Lamun sira sekti, aja mateni', sarat makna berkaitan dengan kekuasaan.

Jokowi menuliskan status mengenai pepatah Jawa itu bertepatan atau di hari yang sama saat Prabowo Subianto mengumpulkan petinggi Partai Gerindra di Hambalang, Jumat (19/7/2019) siang.

Prabowo menggelar rapat untuk menyikapi hasil pertemuan dengan Jokowi di stasium MRT di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

Di twitter, Jokowi menuliskan 'Lamun sira sekti, aja mateni' di hari yang sama Prabowo bertemu petinggi Gerindra pada pukul 18.20 WIB.

Sedangkan di instagram, Jokowi menuliskannya pada Sabtu (20/7/2019).

Pepatah Jawa itu ditampilkan dalam sebuah gambar bergerak berlatar belakang warna cokelat yang menunjukkan adanya tokoh pewayangan sedang memberikan padi ke sosok petani.

"Zaman sudah semakin maju, tapi kita tetap mengingat pesan-pesan bijak dan agung para leluhur," tulis Jokowi dalam kolom caption.

Dilansir kompas.com, Deputi IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Eko Sulistyo menjelaskan, "lamun sira sekti, aja mateni" memiliki arti langsung "meski anda sakti, tapi jangan membunuh".

"Tapi bila dialihbahasakan, 'lamun sira sekti, aja mateni' itu artinya, dia punya kekuasaan, tapi tidak lantas kemudian akan bertindak semena-mena," ujar Eko saat dihubungi, Senin (22/7/2019).

Apabila dikaitkan dengan konteks situasi politik hari ini, lanjut Eko, artinya Presiden Jokowi berikrar tidak akan bertindak semena-mena meskipun ia adalah pemenang pilpres 2019.

Presiden tidak merendahkan rivalnya yang kalah, Prabowo Subianto.

"Meskipun beliau sebagai pemenang tapi dia tidak merendahkan. Ini pesan moral dari nilai kepemimpinan Jawa," lanjut Eko yang dekat dengan Jokowi semenjak menjabat Wali Kota Solo tersebut.

Hal serupa disampaikan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto.

Blak-blakan Usai Bertemu Prabowo, Jokowi Sebut Soal Anak : Anak Saya Tak Ada yang Tertarik Politik

Rekomendasi 5 Kafe Paling Instagramable di Singapura, Ada Konsep Harry Potter

Menurut Hasto, Jokowi ingin menekankan bahwa pemenang pilpres, ia tidak akan berlaku sewenang-wenang menggunakan kekuasaannya.

"Ya kata 'lamun siro sekti ojo mateni' itu artinya mengandung pesan-pesan kemanusiaan dari Presiden Jokowi. Bagaimana pun juga kekuasaan tidak boleh dipakai untuk menindas," kata Hasto.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved