BATAM TERKINI

DPR RI Desak Aparat Batam Kasus Sampah Tercemar B3 Diproses Secara Hukum

Kritik pedas soal impor sampah yang tercampur limbah B3 disampaikan anggota Komisi III DPR RI Brigjen Pol (Purn) Wenny Warouw.

DPR RI Desak Aparat Batam Kasus Sampah Tercemar B3 Diproses Secara Hukum
TRIBUNBATAM.id/Dewi Haryati
Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan wakilnya Amsakar mengecek kontainer di Batu Ampar menyusul ada pesan berantai yang menyebut ada kontainer bermuatan limbah, Jumat (14/6/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kritik pedas soal impor sampah disampaikan oleh anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Brigjen Pol (Purn) Wenny Warouw.

Pria mantan Kapolres Batam. tahun 1991-1993 ini menjelaskan, pemilik sampah jika terbukti tidak bisa serta merta hanya melakukan re-ekspor begitu saja tapi harus diproses.

“Dua puluh delapan kontainer harus masuk ke meja hijau. Kan Bea Cukai bilang 28 kontainer mengandung limbah B3. Ya harus,” katanya di sela-sela kunjungan ke Mapolda Kepri bersama Komisi III DPR RI, Selasa (23/7/2019).

Wenny Warouw menambahkan, pihak Polri, Kejaksaan dan Bea Cukai untuk segera membuat koordinasi penanganan hukum.

Juga meminta Bea Cukai, dan Dinas terkait agar transparan kepada publik apa saja yang ada di dalam 28 kontainer yang merupakan bagian dari 49 kontainer yang diimpor, termasuk jenis limbah apa saja.

“Jangan sampai muncul hal negatif dari benak publik. Kalau tidak transparan. Bisa duga menduga jadinya. Apakah narkoba isinya atau tidak, kan begitu,” katanya. 

Delegasi Rusia Lirik Industri Shipyard Batam, Minati Kerjasama Teknologi Buat Kapal

Tak Takut Dipanggil KPK Terkait Kasus Nurdin, Kadishub: Selagi Masih On The Track, Saya Biasa Saja

CUACA HARI INI - Waspada Hujan Lokal di Batam, Cek Lokasinya di Sini!

Limbah Plastik Segera Dire-ekspor Minggu Ini

Hal ini, sebab dari 28 kontainer yang mengandung limbah B3 itu sebagian kosong, alias isi kontainer kosong atau dikosongkan. Padahal semula, semua kontainer itu berisi.

“Kan curiga kita. Kenapa di Batam. Saya ini mantan Kapolres Batam. Jadi saya tahu medannya ini. Mohon ini diperjelas ke publik. Tidak boleh hanya impor begitu saja. Harus masuk ke meja hijau,” katanya lagi.

Wenny mengancam, jika tidak rajin aparat yang berkaitan dengan penanganan sampah impor di Batam, maka kasus itu akan dibawa ke Bareskrim Polri dan ke Kementerian Keuangan RI

“Kalau gak rajin mereka (pejabat) yang pasti saya bawa ini ke Mabes dan kementerian keuangan,” katanya. (tribunbatam.id/leo halawa)

Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved