Cara Demo PNS dan Hong Kong, Tulis Aspirasi Lewat Kertas Warna-warni di Lennon Wall

Berbeda dengan pendeemo, PNS Hong Kong menuliskan kerisauan mereka melalui tulisan di kertas warna-warni yang ditempel di Lennon Wall.

Cara Demo PNS dan Hong Kong, Tulis Aspirasi Lewat Kertas Warna-warni di Lennon Wall
South China Morning Post
Lennon Wall di Hong Kong, tempat PNS dan warga sipil mengungkapkan keresahan mereka terhadap situasi politik Hong Kong akhir-akhir ini 

TRIBUNBATAM.ID, HONG KONG - Demo Hong Kong yang berlarut-larut tak hanya membuat masyarakat negara semiotonomi China itu resah dan terbelah.

Pegawai negeri Hong Kong pun ikut resah dengan ketidakpastian politik Hong Kong tersebut. Apalagi, aksi demo Hong Kong akhir-akhir ini mulai anarkis dan diwarnai sejumlah bentrokan.

Suasana semakin tak menentu karena ada desakan dari masyarakat China agar Beijing mengerahkan militer untuk mengambil-alih situasi keamanan.

Hal ini merebak di media sosial China setelah pada pendemo merusak kantor perwakilan China di Hong Kong, Minggu lalu.

Demo Hong Kong yang Makin Brutal Membuat China Daratan Kesal. Akankah Beijing Kerahkan Pasukan?

Hong Kong Makin Kacau. Tak Hanya Lawan Polisi, Demonstran Dipukuli Ratusan Preman Berbaju Putih

Viral Lulusan UI Tolak Gaji Rp 8 Juta. Benarkah Kampus Menentukan Gaji Karyawan Baru?

Berbeda dengan masyarakat sipil yang menyampaikan keluhan secara terbuka, PNS Hong Kong menuliskan kerisauan mereka melalui tulisan di kertas warna-warni yang ditempel di Lennon Wall.

Lennon Wall adalah jalur atau lorongt pejalan kaki dari jalan raya menuju Admiralty tempat pemerintah eksekutif Hong Kong berkantor.

Setiap hari, Lennon Wall ini dilalui oleh pejabat dan pegawai pemerintahan, termasuk Kepala Eksekutif Carrie Lam.

Lennon Wall merujuk nama dinding yang sama di Praha, ibukota Repiublik Ceska, tempat para penggemar penyanyi pop legendaris John Lennon, bisa mengungkapkan rasa kekaguman mereka di dinding tersebut.

Lennon Wall ini muncul di Praha pada 1980-an, setelah kematian John Lennon, pentolan The Beatles yang tewas ditembak oleh penggemarnya.

Dilansir TribunBatam.id dari South China Morning Post, PNS Hong Kong secara anonim menyuarakan rasa frustrasinya terhadap pemerintah dan polisi dalam menangani kerusuhan baru-baru ini.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved