Rabu, 15 April 2026

BATAM TERKINI

Mangkrak, Paling Cepat Pelabuhan Pelni Sekupang Baru Bisa Dipakai 2020

Kepala cabang Pelni Batam, Sugiyanto mengatakan sesuai hasil rapat dengan kementerian, pembangunan pelabuhan Sekupang, baru bisa dilakukan tahun 2020.

TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Kondisi pelabuhan Beton, Sekupang Batam kian memprihatinkan setelah tak lagi dioperasikan selama kurang lebih tiga tahun. Foto diambil, Selasa (30/7/2019) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kepala cabang Pelni Kota Batam, Sugiyanto mengatakan sesuai hasil rapat dengan kementerian, pembangunan pelabuhan Sekupang, baru bisa dilakukan tahun 2020.

"Pelabuhan Sekupang itu banyak yang harus diperbaiki. Terutama jalur laut yang harus dilakukan pendalaman," kata Sugiyanto.

Sementara untuk gedung sendiri semua fasilitas di dalam sudah harus dilakukan perbaikan.

"Kalau di dalam pelabuhan sudah semua harus diperbaiki. Jadi biaya yang dibutuhkan cukup besar," kata Sugiyanto.

Kondisi pelabuhan Beton, Sekupang Batam sendiri saat ini kian memprihatinkan setelah tak lagi dioperasikan selama kurang lebih tiga tahun.

Tepatnya pertengahan tahun 2016 lalu, lokasi sandar kapal PELNI dari pelabuhan Sekupang yang dikenal dengan Pelabuhan Beton dipindah ke Batuampar.

Akibat tak pernah digunakan, akhirnya kondisi bangunan tersebut semakin memprihatinkan.

Bangunan yang berada di jalan RE Martadinata tersebut saat ini kondisinya sudah tidak terawat, sekeling bangunan sudah ditumbuhi rumput.

Layaknya seperti tidak pernah dibersihkan.

 Batam Sering Mati Lampu, Ini Tuntutan Aliansi Mahasiswa STIE Ibnu Sina Untuk PLN Batam

 Istri ‘Penyuap’ Nurdin Ajukan 2 Permohonan ke Jokowi

 Sering Bolos Kerja, Bidan Senior di Bintan Ini Ditangkap Bawa Sabu di Hang Nadim Batam

Di sisi lain pintu keberangkatan penumpang terlihat pintu ditutup dengan pagar besi.

Sementara, area kosong di depan pintu keberangkatan terlihat sudah ditumbuhi semak belukar yang tidak pernah dibersihkan.

Di sisi lain tepatnya pintu keluar penumpang terlibat jalur masuk ditutup setengah, sementara setengah dibuka di dalam pintu keluar tidak terlihat ada aktifitas.

Sekeliling bangunan ruang tunggu sudah ditumbuhi semak belukar.

Semenjak dipindahkannya sandar kapal dari Sekupang ke Batuampar.

Sementara itu, para pedagang kaki lima di sepanjang jalan RE Martadinata harus bersabar menunggu perbaikan pelabuhan tersebut hingga 2020 mendatang. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved