Dapat Lampu Hijau, Taksi Online Batam Segera Urus Izin Operasional

Sudah mendapatkan lampu hijau dari pemerintah, taksi online Batam bakal segera mengurus izin operasional yang akan dilakukan secara bertahap.

TRIBUNBATAM.ID/DEWI HARYATI
Direktur PT Diva Citra Sejati, Sawir, menunjukkan perpanjangan izin prinsip yang diterima badan usahanya dari Dinas Perhubungan Kepri 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perpanjangan izin prinsip sekaligus pembagian kuota armada sementara, dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri ini, mendapat respon positif dari badan usaha Angkutan Sewa Khusus (ASK) atau lebih dikenal dengan taksi online di Batam.

Mewakili 13 badan usaha ASK lainnya, Direktur PT Diva Citra Sejati, Sawir mengatakan, dari pihaknya memang ingin izin operasional ASK ini secepatnya dikeluarkan.

Mengingat perkembangan Batam saat ini, bisa dibilang hampir setiap hari atau hampir setiap minggu, ada saja ribut antara pengemudi taksi online dan taksi konvensional di lapangan.

"Kalau pihak berwenang, Dishub Batam sigap melayani, kami dari 13 badan usaha ini sudah siap sebenarnya," kata Sawir, Kamis (1/8) di Gedung Graha Kepri, di Jalan Raja Isa, Batam Center, Batam, Kepri.

Ia pun melanjutkan, izin prinsip ini sebenarnya hanya langkah awal untuk mendapatkan izin operasional ASK.

Masih ada proses-proses lain yang mesti dilakukan pihaknya, seperti cek fisik kendaraan, SPJK, dan sebagainya.

Selama 2019, Jasa Raharja Kepri Santuni Korban Kecelakaan hingga Rp 8,146 Miliar

Batam Kembali Mati Lampu, Wali Kota Rudi Ingatkan Bright PLN: Janji Harus Dijaga

CATAT! Sejak Oktober 2016 Tak Ada Lagi Program KSB di Batam, Jangan Tergiur Tawaran Beli Kavling

Sebenarnya, mereka sudah mendapat izin prinsip pertama, September 2018 lalu.

Namun karena ada perubahan aturan dari Permenhub No.108 /2017 ke Permenhub No.118/2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus (ASK), pengurusan izin itu untuk bisa sampai mendapat izin operasional, terhenti.

"Jadi (izin prinsip) yang kemarin itu, bukan karena nggak diurus. Tapi karena ada perubahan aturan. Dan sudah habis masa berlakunya enam bulan," ujarnya.

Sawir melanjutkan, pihaknya pun sedikit lebih lega saat ini. Karena sudah ada pembagian kuota sementara armada untuk ASK. Dari 13 badan usaha ASK itu, masing-masingnya mendapat kuota armada 23 unit.

Tinggal beberapa tahap lagi, hingga akhirnya mereka mendapat izin operasional. Itu artinya, ASK atau taksi online sudah mendapat 'lampu hijau' atau resmi beroperasi di Batam.

"Kami memang sudah menunggu ini, tinggal kesiapan dari pemerintah harus cepat," kata Sawir.

Mereka berharap, dengan terbitnya izin operasional ini, situasi Batam menjadi lebih aman, tenang, damai dan kondusif. Tidak ada lagi ribut-ribut di lapangan terkait taksi online.

"Kalau Batam aman, tenang, damai, akan ramai orang yang datang ke Batam. Kita harapkan Batam semakin maju," ujarnya. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved