Kamis, 7 Mei 2026

WISATA KOREA

Daftar Hari Libur Nasional di Korea Selatan, Pilih Waktu Terbaik Sebelum Pergi

Wisatawan Indonesia yang berlibur ke Korea Selatan memilih tempat wisata di negeri ginseng untuk dapatkan pengalaman terbaik. Ini cara pilih harinya

Tayang:
Jing Travel
Myeong-Dong di Seoul, Korea Selatan 

TRIBUNBATAM.id - Memilih Korea Selatan sebagai destinasi wisata terbaik adalah hal yang tepat karena banyak menjadi impian wisatawan Indonesia.

Tak jarang, wisatawan Indonesia yang berlibur ke Korea Selatan memilih tempat wisata ikonik yang ada di negeri ginseng untuk mendapatkan pengalaman terbaik.

Selain memilih tempat wisata, ada juga yang harus diperhatikan seperti pemilihan waktu yang tepat ke Korea Selatan.

Biasanya, tempat wisata di Korea Selatan selalu ramai saat hari libur nasional Korea Selatan.

Jadi, turis akan menghindari hari-hari tersebut saat memilih tanggal liburan.

KISAH Kecerdikan Soedibyo, Perwira TNI Mampu Paksa AS Tukar Kapal Perangnya dengan Rongsokan Satelit

Dulu Penjual Kardus Bekas, Kini Aktor Tampan Ini Tak Hanya Tenar Bahkan Sudah Jadi Pejabat

Sinopsis Sinetron Ishq Mein Marjawan ANTV Hari Ini Minggu (4/8), Aarohi Masuk Penjara

Korea secara resmi mengikuti kalender Gregorian, meskipun masih ada beberapa hari libur yang didasarkan pada kalender lunar.

Selama libur nasional, kantor dan bank ditutup tetapi istana, museum, dan sebagian besar restoran, department store, dan fasilitas hiburan tetap terbuka.

Seollal (Hari Tahun Baru Imlek) dan Chuseok (Hari Pengucapan Syukur Korea) adalah hari libur tradisional yang paling penting bagi orang Korea.

Pada hari tersebut, biasanya jutaan orang mengunjungi kota asal mereka untuk merayakan bersama keluarga mereka, mirip tradisi mudik di Indonesia.

Dirangkum TribunTravel dari laman visitkorea.or.kr, berikut daftar hari libur resmi Korea tahun 2019:

1. Tahun Baru (1 Januari)

Seperti di negara lain, hari pertama Tahun Baru dirayakan di berbagai negara.

Banyak orang Korea mengunjungi pantai atau pegunungan untuk menyaksikan matahari terbit pertama pada perayaan tahun baru Masehi.

2. Seollal (4-6 Februari)

Tahun Baru Imlek (Seollal) adalah hari libur tradisional terpenting, jauh lebih penting daripada 1 Januari.

Sebagian besar pertokoan tutup, dan orang-orang mengambil cuti beberapa hari untuk mengunjungi kota asal dan berkumpul bersama keluarga mereka.

Pada hari Seollal, semua orang bangun pagi-pagi, mengenakan pakaian terbaik mereka, dan membungkuk kepada orang tua mereka sebagai penegasan kembali ikatan keluarga.

Di kampung halaman, setiap keluarga biasanya merayakan Seollal dengan makanan yang disiapkan khusus seperti tteokguk (sup kue beras) dan mandu guk (sup pangsit).

Mereka menghabiskan waktu bersama dengan memainkan permainan tradisional seperti yutnori (permainan papan tradisional Korea), layang-layang, atau gasing berputar.

3. Hari Gerakan Kemerdekaan (1 Maret)

Hari ini memperingati Deklarasi Kemerdekaan Korea Selatan yang diproklamasikan pada 1 Maret 1919 saat berada di bawah penjajahan Jepang.

4. Hari Anak (5 Mei, liburan pengganti 6 Mei)'

Pada hari tersebut, warga Korea Selatan merayakan hari anak-anak dengan harapan orang tua mereka agar mereka tumbuh sehat dan menjadi warga negara yang baik.

Pada hari ini, orang tua membawa anak-anak mereka ke taman anak-anak, taman hiburan, kebun binatang, atau ke bioskop untuk bersenang-senang dan bermain sepanjang hari.

5. Ulang Tahun Buddha (12 Mei)

Jatuh pada hari kedelapan dari bulan lunar keempat, ritual rumit dan khusyuk diadakan di banyak kuil Buddha di seluruh negeri dan lentera digantung di sepanjang jalan menuju kuil.

6. Hari Peringatan (6 Juni)

Memorial Day berfungsi untuk menghormati para prajurit dan warga sipil yang telah berkorban untuk negara.

Sementara upacara peringatan diadakan secara nasional, upacara terbesar berlangsung di Pemakaman Nasional di Seoul.

7. Hari Pembebasan (15 Agustus)

Hari ini memperingati penerimaan Jepang atas persyaratan penyerahan Sekutu pada 1945 dan pembebasan Korea berikutnya.

8. Chuseok (12-14 September)

Chuseok adalah salah satu hari libur tradisional terpenting tahun ini di Korea Selatan.

Dirayakan pada hari ke 15 dari bulan ke delapan.

Chuseok sering disebut sebagai Hari Thanksgiving Korea.

Chuseok adalah perayaan tahun panen yang sukses. Anggota keluarga datang dari seluruh negeri untuk ritual peringatan, yang disebut charye , di kuburan leluhur mereka.

9. Hari Yayasan Nasional (3 Oktober)

Hari ini memperingati berdirinya bangsa Korea oleh dewa-raja legendaris Dangun.

Sebuah upacara sederhana biasanya diadakan di beberapa daerah di seluruh Korea, yaitu di Chamseongdan Altar di atas Gunung Manisan di Pulau Ganghwado; Kuil Dangunjeon di Gokseong, Gunung Taebaeksan, dan Jeungpyeong, dan di Kuil Dangunseongjeon di Seoul.

10. Hari Hangeul (9 Oktober)

Hari Hangeul adalah peringatan yang diadakan untuk mengingat penciptaan Hangeul, alfabet asli negara Korea Selatan sebagaimana dinyatakan dalam publikasi Hunminjeongeum pada 9 Oktober tahun 1446.

11. Natal (25 Desember)

Natal menjadi hari libur nasional di Korea Selatan seperti di banyak negara lain.

Perayaan Natal di Korea Selatan juga ditandai dengan pohon dan lampu Natal yang dapat dilihat di seluruh Korea.

Mulai Dari September 2019, Malaysia Terapkan Pajak Sayonara Seperti Jepang

Peringatan Dini BMKG Minggu 4 Agustus 2019 : WASPADA Gelombang Tinggi di Natuna dan Anambas

Download Lagu Sewu Kutho Didi Kempot, Lengkap Lirik Lagu & Terjemahan Bahasa Indonesia

Gara-gara Bising Knalpot Racing, Remaja di Anambas Terpaksa Bermalam Minggu di Kantor Polisi

Pembunuhan Bak Film Mafia, Siswa SMK Dimasukkan di Sumur Hidup-hidup & Diikat, Sang Ibu Syock

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Hari Libur Nasional Korea Selatan, Turis Harus Tahu Sebelum Berkunjung ke Sana.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved