WISATA MALAYSIA

Mulai Dari September 2019, Malaysia Terapkan Pajak "Sayonara" Seperti Jepang

Sama seperti Jepang, Pemerintah Malaysia mengumumkan akan menerapkan pajak selamat tinggal atau yang disebut retribusi pajak meninggalkan Malaysia.

Mulai Dari September 2019, Malaysia Terapkan Pajak
Instagram.com/david_ongwk
KLCC Park di Malaysia 

TRIBUNBATAM.id - Untuk warga Batam yang ingin berlibur ke Malaysia, ada kabar penting untuk anda terkait budget yang harus dipersiapkan kesana.

Sama seperti Jepang, Pemerintah Malaysia mengumumkan akan menerapkan pajak selamat tinggal atau yang disebut juga retribusi pajak bagi mereka yang meninggalkan negeri jiran ini.

Dilansir dari The Straits Times, Sabtu (3/8/2019) pajak selamat tinggal di Malaysia akan segera dimulai pada 1 September 2019 nanti.

Wajah Jennifer Jill Tanpa Makeup Akhirnya Terungkap, Istri Ajun Perwira Cantik Natural?

Rekomendasi 6 Aktivitas Wisata di Singapura Saat Malam Hari, Bisa Nonton Gratis!

KISAH Kecerdikan Soedibyo, Perwira TNI Mampu Paksa AS Tukar Kapal Perangnya dengan Rongsokan Satelit

Aturan retribusi keberangkatan untuk terbang dari Malaysia ini sudah ditandatangani oleh Menteri Keuangan Malaysia Lim Guang Eng dalam peraturan menteri dan disahkan oleh Pemerintah Malaysia pada 31 Juli yang lalu.

Nantinya besaran pajak yang harus dibayarkan oleh para wisatawan yang hendak meninggalkan Malaysia ini tergantung pada tujuan dan kelas penerbangan maskapai.

Untuk wisatawan yang meninggalkan Malaysia dengan tujuan ke negara-negara ASEAN dan menggunakan kelas ekonomi harus membayar biaya retribusi keberangkatan sebesar RM 8 atau setara Rp 27 ribu.

Sedangkan wisatawan yang yang terbang dengan tujuan ASEAN dengan menggunakan kelas non-ekonomi harus membayar biaya retribusi keberangkatan sebesar RM 50 atau setara dengan Rp 169.425.

Sepuluh negara di ASEAN yang dimaksud adalah Singapura, Thailand, Indonesia, Vietnam, Filipina, Myanmar, Laos, Kamboja dan Brunei.

Selain itu, untuk wisatawan yang meninggalkan Malaysia dan terbang ke negara-negara non-ASEAN dengan kelas ekonomi diharuskan membayar retribusi keberangkatan sebesar RM 20 (Rp 67.770).

Sedangkan untuk tujuan non-ASEAN kelas non-Ekonomi, para wisatawan ini akan dikenai biaya retribusi keberangkatan sebesar RM 150 (Rp 508.275)

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved