Kerja Sama Antara Pemko Batam dan Tanjung Jabung Belum Terlaksan, Komuditi Pangan di Batam Mahal

Salah satu solusi yang sudah dikerjasamakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dengan 2 daerah penghasil pertanian belum dirasakan oleh sejumlah pedagang d

Kerja Sama Antara Pemko Batam dan Tanjung Jabung Belum Terlaksan, Komuditi Pangan di Batam Mahal
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Suasana Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menandatangani kerjasama dengan Bupati Tanjung Jabung Barat, Safrial, Senin (22/7/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Salah satu solusi yang sudah dikerjasamakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam dengan 2 daerah penghasil pertanian belum dirasakan oleh sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Mega Legenda Batam Center. Keduanya yakni Kerinci dan Tanjung Jabung Barat.

Salah seorang pedagang di Pasar Mega Legenda Batam Center AR Pasaman, Aryo mengaku belum mendengar adanya barang pasokan dari Kerinci dan Tanjung Jabung Barat.

Kebanyakan pasokannya masih masuk dari Jawa, Medan ataupun lokal.

"Belum ada saya dengar barang-barang masuk dari sana. Masih Medan, Jawa ataupun lokal. Kalau sayuran memang rata-rata lokal," ujarnya, Minggu (4/8/2019).

Sama halnya dengan Pedagang lainnya, Dewi mengaku tak mengetahui ada komoditas pangan yang masuk dari wilayah tersebut.

Facebook Bakal Ganti Nama WhatsApp dan Instagram, Jadi Apa Yaa?

Menang Telak 5-0 Lawan Myanmar, Indonesia Pastikan Tiket Semifinal Piala AFF U15 2019

Dugaan Pencurian Umur di Piala AFF U15 2019, AFF Putuskan Timor Leste Tak Terbukti Bersalah

Petani Cabai di Barelang Sebentar Lagi Panen, Berharap Bisa Tutupi Kebutuhan di Batam

Pasalnya selama ini sejumlah komoditas pangan miliknya seperti cabai, sayur mayur, dan lainnya berasal dari Jawa.

"Setau saya rata-rata dari Jawa. Belum ada dari Kerinci," katanya.

Ia berharap, apabila sudah dikerjasamakan, komoditas pangan ini bisa langsung didistribusikan.

Sehingga bisa membantu sejumlah komoditas yang masih mahal seperti cabai.

"Kalau memang udah kerjasama maunya sih cepat masuk," katanya.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved