Hari Anak Nasional di Tanjungpinang, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul Titip Pesan Ini Kepada Orangtua
Hari Anak Nasional di Tanjungpinang dimanfaatkan Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul untuk menitipkan pesan kepada orangtua.
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Thom Limahekin
TRIBUN BATAM/ENDRA KAPUTRA
Walikota Tanjungpinang Syahrul Ingatkan ASN Jangan Konsumsi Narkoba
TRIBUNBATAM.idTANJUNGPINANG- Puncak peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2019 sukses digelar di Kota Tanjungpinang yang dipusatkan di Lapangan Pamedan Ahmad Yani, Selasa (6/8).
Acara yang dikemas dengan berbagai pertunjukan dan kreativitas para anak yang tergabung dalam Forum Anak Kota Tanjungpinang sangat memukau perhatian penonton.
Sebagai tuan rumah, Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul mengatakan, masalah anak bukan hanya menjadi tanggung jawab guru atau sekolah saja.
Lingkungan juga harus bertanggungjawab terhadap tumbuh kembang anak.
• Hari Anak Nasional di Kepri, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah Dapat Pesan dari Zafira Puan Adelin
• Kesamaan Gaya Presiden Jokowi dan Soeharto Rayakan Hari Anak Nasional
• Rayakan Hari Anak Nasional, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Batam Beri Remisi Kepada 25 Anak Binaan
• Hari Anak Nasional 23 Juli 2019, Kenali Permainan Anak Jaman Dulu Agar Tidak Kecanduan Gadget
"Anak merupakan generasi muda penerus cita-cita bangsa, setiap anak dilindungi keberadaannya oleh undang-undang keluarga yang merupakan tempat pertama anak memperoleh pendidikan," kata Syahrul, Selasa (06/08/2019).
Dia menyampaikan bertapa pentingnya peran keluarga juga sebagai penopang anak berkualitas.
"Perlu kita pahami bersama bahwa orangtua tempat anak-anak kita bermanja, suara mereka juga perlu kita dengar, meskipun mereka masih remaja atau muda belia, namun mereka juga mempunyai hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," ucap Syahrul.
Ayah sapaan akrab Syahrul mengutarakan, bentuk nyata kebijakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam memenuhi partisipasi anak tersebut, dengan membentuk forum anak sebagai wadah partisipasi anak yang berada di tingkat kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota bahkan tingkat nasional.

Terkait dengan hal tersebut, Pemko Tanjungpinang telah melakukan pembinaan Sekolah Ramah Anak, Mesjid Ramah Anak, Puskesmas Ramah Anak, pembuatan Akte Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) gratis.
"Selain itu juga kami melakukan penerapan jam malam bagi pelajar, untuk itu orangtua jangan hanya mengandalkan instansi terkait, akan tetapi orangtua harus tetap melakukan pengawasan terhadap anak," tegas Syahrul. (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)