KPK Belum Izinkan Jenguk Gubernur Kepri, Isdianto Rindukan Nurdin Basirun dan Ingin Jumpa Duluan

Plt Gubernur Kepri H Isdianto tulis surat kepada KPK, minta bertemu Nurdin Basirun. Tapi sayang, KPK belum kabulkan

KPK Belum Izinkan Jenguk Gubernur Kepri, Isdianto Rindukan Nurdin Basirun dan Ingin Jumpa Duluan
Istimewa
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto menyerahkan penghargaan Menteri Sosial RI kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Rumah Bahagia Bintan dan Pemerhati Lansia kategori perorangan (Turiati asal Kabupaten Bintan). 
TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto telah menyurati Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar dapat menjenguk Gubernur Kepri non aktif H Nurdin Basirun.
 
Namun, sampai saat ini belum mendapat basalan diperbolehkan dari pihak KPK atas permintaan tersebut.
 
"Belum diizinkan oleh KPK, mungkin masih proses pemeriksaan," ujar Isdianto kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (06/08/2019).
 
Dia pun menyampaikan sangat merindukan Nurdin Basirun.
 
Sebab, hingga saat ini dia belum bisa berkomunikasi dengan Gubernur Kepri non aktif tersebut.
 
"Bila ada kesempatan berjumpa Pak Nurdin. Saya yang mau jadi orang pertama kali bisa jumpa," sebut Isdianto.
 
Isdianto mengatakan, pihak keluarga Nurdin Basirun masih melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri.
 
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto menyerahkan penghargaan Menteri Sosial RI kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Rumah Bahagia Bintan dan Pemerhati Lansia kategori perorangan (Turiati asal Kabupaten Bintan).
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri H Isdianto menyerahkan penghargaan Menteri Sosial RI kepada Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia Rumah Bahagia Bintan dan Pemerhati Lansia kategori perorangan (Turiati asal Kabupaten Bintan). (Istimewa)
"Ada koordinasi pihak keluarga dengan Pemprov Kepri.
Terutama soal pengacara ya. Kita pasti berikan pendampingan hukum.
Sebab Pak Nurdin juga masih Gubenur definitif," ujar adik mendiang HM Sani, mantan Gubernur Kepri itu.
 
Sebelumnya Gubernur Kepri non aktif H Nurdin Basirun ditangkap Tim KPK, Rabu (10/7/2019) lalu.
Nurdin Basirun ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT) atas kasus dugaan suap pemberian izin reklamasi di Tanjungpiayu Kota Batam, Provinsi Riau.
 
Nurdin Basirun ditangkap di Rumas Dinas, Gedung Daerah Kota Tanjungpinang lalu dibawa ke Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Tanjungpinang untuk diperiksa lebih lanjut.
 
Bersama Nurdin Basirun, KPK juga menangkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri Edy Sofyan, Kepala Bidang (Kabid) Peringkanan Tangkap di DKP Provinsi Kepri Budi Hartono dan seorang nelayan, Abu Bakar.
 
Nurdin Basirun dan kawan-kawan ini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut pada Kamis (11/7/2019).  (TRIBUNBATAM.id/Endra Kaputra)
 
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved