BATAM TERKINI
Tidak Hanya Pekerja, 2000 Petani Batam Bakal Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
Tidak hanya pekerja saya yang bisa menjadi perserta BPJS ketenagakerjaan untuk melindungi selama bekerja. Saat ini petani juga bisa menjadi perserta
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lebih dari 2000 petani yang tergabung dalam Himpunnan Kerukunan Tani (HKTI) Kota Batam, akal mengikuti dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
Untuk lebih mengetahui program yang bisa melindungi para petani, melalui HKTI Kota Batam menggandeng BPJS Ketenagakerjaan Batam - Nagoya melakukan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan, yang berlangsung di hotel Harmoni One, Batam Center, Selasa (6/8/2019).
Tidak hanya sosialisasi saja, dalam memperkenalkan program perlindungan untuk petani itu, juga dilakukan penandatangan Kerjasama dengan HKTI Kota Batam bersama BPJS Ketenagakerjaan Batam - Nagoya.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Batam-Nagoya Surya Rizal mengatakan pihaknya berkewajiban untuk memperluas cakupan kepesertaan diwilayah kerjanya.
'Dari data yang kita dapat, anggota HKTI di Batam mencapai 2000 orang, Untuk memberi edukasi tentunya tugas kami, atas pentingnya program dan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan ke para petani yang tergabung di HKTI,” kata Surya.
• Surja, Korban Tewas Kebakaran KM Sembilang Ternyata Tak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan Karimun
• Melalui Program GN Lingkaran, PT Austin – BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Pekerja Rentan
• Herawati Terharu Dapatkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan dari Mendiang Suami
• Nelayan Anambas Bakal Masuk BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah Akan Beri Subsidi
Selama ini menurut Surya, anggota HKTI rata-rata lebih banyak bergerak di bidang usaha mikro kecil menengah (UMKM). Artinya, mereka tergolong ke sektor bukan penerima upah (BPU) atau pekerja mandiri.
“Nantinya para petani ini akan mengikuti minimal dua program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKm). Untuk program Jaminan Hari Tua (JHT), itu sifatnya opsional,” katanya.
Dalam sosialisasi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Batam-Nagoya memaparkan program mulai dari pendaftaran, mengikuti program, hingga besaran manfaat yang akan didapat.
Surya menambahkan, dengan adanya kerjasama dengan HKTI, diharapkan seluruh anggotanya terlindungi dari resiko sosial.
“Kepada seluruh pengurus dan anggota HKTI kita harap setelah sosialisasi ini sudah mulai didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerkaan secara berkesinambungan,” tuturnya.
Ketua HKTI Kota Batam Gunawan Satary mengakui, selama ini anggotanya banyak yang belum mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan, bahkan ada yang belum mengetahui.
Melalui sosialisasi tersebut, HKTI dan BPJS Ketenagakerjaan, bisa menjalin kerjasama guna meningkatkan kepesertaan anggotanya.
“Kita sangat mendorong program ini, maka nanti anggota kami yang ada di Batam akan didaftarkan ke program BPJS Ketenagakerjaan melalui koordintor kelompok tani, Perisai HKTI, GN lingkaran dan melalui CSR perusahaan yang ada di Batam,” kata Gunawan.
• Hasil Akhir PSM Makassar vs Persija Jakarta, Menang 2-0 Juku Eja Juarai Piala Indonesia 2018
• Tahun Ini, 5 Pejabat Eselon II Pemko Batam Bakal Pensiun, Ini Kata Sekdako
• Hasil Akhir Timnas U-18 Indonesia vs Filipina Piala AFF U-18 2019, Bagus Kahfi Dkk Menang Telak 7-1
• Presiden Jokowi Ingatkan Pelaku Kebakaran Hutan, Plt Gubernur Kepri Isdianto: Hukumannya Jelas
Gunawan mengingatkan petani agar memiliki tingkat kesadaran yang tinggi untuk melindungi diri dan keluarga mereka dari potensi kecelakaan kerja.
“Petani kita ini kan sektor informal, jadi cashflownya belum semua stabil. Nah, jika terjadi sewaktu waktu musibah, maka mereka sudah dijamin oleh BPJS Ketenagakerjaan,” katanya
Gunawan juga mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya atas terealisasinya sosialisasi dan kerjasama yang terjalin.
“Terima kasih kami ucapkan kepada BPJS Ketenagakerjaan atas sosialisasi dan kerjasamanya,” tutur Gunawan.(tribunbatam.id/leo halawa)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bpjs-ketenagakerjaan-nagoya-batam-dan-hkti-kota-batam.jpg)