Kabupaten Anambas Punya Dua Ruang Terbuka Publik, Simak Keunikan Kedua Tempat Ini

Di Tarempa, Kabupaten Anambas, ada dua ruang terbuka publik: Batu Tompak tige dan Batu Lepe, Simak keunikannya.

Editor: Thom Limahekin
TRIBUNBATAM.id/SEPTYAN MULIA ROHMAN
Warga saat melintas di depan mural tiga dimensi ruang terbuka publik Batu Lepe di Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan Kamis (2/5/2019). Tribun/Septyan Mulia Rohman. 
 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Ruang terbuka publik wajib ada di suatu daerah.
Tidak hanya untuk tempat berkumpul, ruang terbuka publik ini biasanya dibangun sebagai satu spot wisata.
Di Tarempa, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, terdapat 2 ruang terbuka publik. 
Lokasinya pun cukup berdekatan.
Pertama, Kawasan Batu Tompak Tige. ‎
Lokasi ruang terbuka publik ini terletak di Jalan Selayang Pandang (SP), Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, persis di depan Batu Tompak Tige.
Ruang terbuka publik ini mayoritas berbahan kayu.
Dalam kontrak, pembangunan proyek ini bernama Pergola Batu Tompak Tige. 
Batu bersusun tiga ke atas atau yang biasa disebut warga setempat dengan Batu Tompak Tige. Lokasi batu unik ini tidak jauh dari pusat Kota Tarempa, tepatnya di Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan.
Batu bersusun tiga ke atas atau yang biasa disebut warga setempat dengan Batu Tompak Tige. Lokasi batu unik ini tidak jauh dari pusat Kota Tarempa, tepatnya di Jalan Selayang Pandang, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Ruang terbuka publik ini sudah dibangun sejak 2017 bersumber Dana Alokasi Khusus (DAK).
Nilai kontraknya mencapai Rp 602,990 juta. ‎
Sementara, akses menuju ruang terbuka Batu Tompak Tige ini baru dianggarkan pada 2018.
Selain digunakan sebagai ruang terbuka publik, pergola berbentuk Bintang ini dimanfaatkan oleh warga untuk berolahraga.
‎Dari kota Tarempa, anda hanya menyusuri ujung jalan SP untuk bisa sampai ke lokasi ini.
Dengan berjalan kaki, waktu tempuhnya sekitar 20 sampai 30 menit. 
Ke dua, ruang terbuka publik Batu Lepe. ‎
Taman terbuka Batu Lepe di Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan. Pembangunan taman yang masuk dalam program tanggungjawab sosial perusahaan migas yang memiliki base di Matak ini bakal selesai dan dinikmati pada bulan Maret 2019
Taman terbuka Batu Lepe di Desa Tarempa Timur Kecamatan Siantan. Pembangunan taman yang masuk dalam program tanggungjawab sosial perusahaan migas yang memiliki base di Matak ini bakal selesai dan dinikmati pada bulan Maret 2019 (ist)
Ruang terbuka publik ini merupakan program tanggungj awab sosial lingkungan perusahaan minyak dan gas (Migas) yang memiliki pangkalan di Pulau Matak.
Lokasi ruang terbuka publik ini berada di Tanjung Momong, Desa Tarempa Timur, Kecamatan Siantan. 
Dari ruang terbuka publik Batu Tompak Tige, setidaknya anda memerlukan waktu sekitar 10 atau 20 menit dengan berjalan kaki.
Nama Batu Lepe sendiri bermakna batu yang datar.
Ruang terbuka publik ini dibangun selama 2 tahun sejak 2017 dan baru diresmikan pada Maret 2019. 
Pembangunan ruang terbuka publik seluas 612 meter persegi ini menghabiskan biaya Rp 2,992 miliar.
Ada lukisan mural di ruang terbuka publik ini, mulai motif kain Cual khas Anambas sampai lukisan timbul ikan Napoleon. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
 
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved