Kerusuhan di Hongkong Terus Berlanjut, Polisi Berhasil Menahan 148 Demonstran

Polisi Hongkong kembali menahan para demonstran pada aksi unjuk rasa Senin (5/8/2019) lalu. Sebanyak 158 orang ditahan, terdiri 95 pria dan 53 wanita.

Kerusuhan di Hongkong Terus Berlanjut, Polisi Berhasil Menahan 148 Demonstran
Instagram/dr_jonnlocki
Ilustrasi polisi di Hongkong 

TRIBUNBATAM.id - Tragedi kerusuhan di Hongkong terus berlanjut.

Kali ini, polisi Hongkong kembali menahan 148 orang karena unjuk rasa pada Senin (5/8/2019) lalu dan unjuk rasa juga berakhir bentrok.

Moment ini merupakan aksi unjuk rasa di Hongkong yang terlama dan terluas sehingga menjadi gerakan protes besar-besaran terhadap pemerintahnya.

Menolak Mundur, Carrie Lam Nyatakan Aksi Unjuk Rasa Telah Hancurkan Hongkong

5 Cara China Tanggapi Kerusuhan di Hongkong, Tegaskan Lindungi Kedaulatan

Jelang Demo Lainnya di Hongkong, Polisi Sita Senjata dan Bahan Pembuat Bom

Pasukan polisi anti-huru hara menanggapi dengan melepaskan gas air mata yang ditembakkan di setidaknya selusin lokasi terhadap masa demonstran yang semakin keras.

"Selama operasi kemarin, polisi telah menahan 148 orang yang terdiri dari 95 pria dan 53 wanita, berusia antara 13 hingga 63 tahun," kata inspektur polisi John Tse, kepada wartawan.

Selama dua pekan terakhir, baik polisi maupun pengunjuk rasa telah menggunakan taktik yang semakin konfrontatif, membawa situasi kota Hong Kong semakin kritis.

Dalam konferensi pers, Selasa (6/8/2019), polisi mengungkapkan bahwa mereka telah menembakkan sekitar 800 kaleng gas air mata dalam aksi protes massa pada Senin lalu.

Jumlah itu menjadi yang terbanyak ditembakkan dalam sehari, hampir sama dengan jumlah yang ditembakkan dalam dua bulan terakhir, sekitar 1.000 kaleng gas air mata.

Polisi anti-huru hara juga melepaskan sekitar 140 peluru karet dan 20 granat spons.

Dalam konferensi pers juga diungkapkan rincian terkait bentrokan pada Senin lalu yang meluas, dengan polisi anti-huru hara yang menjadi penangkal kemarahan publik dan dikecam pengunjuk rasa sebagai pasukan Beijing.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved