Video-KABAR GEMBIRA! Taksi Online Batam Dapat Perpanjangan Izin Prinsip & Kuota Armada

Sejumlah badan usaha yang menaungi taksi online mendapat perpanjangan izin prinsip dari Dishub Kepri dan mendapatkan kuota armada sementara.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - 13 badan usaha angkutan sewa khusus (ASK) atau lebih dikenal dengan taksi online di Batam, mendapat perpanjangan izin prinsip dari Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kepri, Kamis (1/8/2019).

Bersamaan dengan itu, Dishub juga membagikan kuota armada sementara kepada 13 badan usaha ini.

Mereka, yakni PT Suluh, Koperasi Patriot Transportasi Indonesia, PT Diva Citra Sejati, Koperasi Jaringan Transportasi Batam, Koperasi Kepri Usaha Abadi, Koperasi Usaha Tempatan, PT Barelang Mobilindo Station, PRIMKOPAL Batam.

Kemudian, Koperasi Independen Trans Indonesia, PT Bit Jhose Anugerah, PT Mutakabbir Losali Abadi, PT Milosti Olea Gantari, dan Koperasi Maju Bersama Garuda Batam.

Dari kuota sementara 300 unit armada, masing-masing badan usaha mendapat kuota armada sebanyak 23 unit.

Selanjutnya, mereka diminta mengurus semua tahapan perizinan, hingga nantinya dikeluarkan izin operasional ASK dari Dishub Kepri.

 CATAT! Sejak Oktober 2016 Tak Ada Lagi Program KSB di Batam, Jangan Tergiur Tawaran Beli Kavling

 Staf DPRD dan Mahasiswa Adu Jotos, Polisi Akan Minta Rekaman CCTV di Gedung DPRD Batam

 Kebakaran Kapal KMP Sembilang di Karimun: Kami Dengar Rintihan Korban

 Prada DP 3 Kali Benturkan Kepala Vera Oktaria Sampai Lemas, Lalu Cekik hingga Tewas

Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kepri, Frengki Willianto mengatakan, persyaratan yang harus dipenuhi, seperti mengurus uji KIR dan Surat Penentuan Jenis Kendaraan (SPJK)--pengurusannya di Dishub Batam.

Kemudian mengurus perjanjian kerjasama dengan Jasa Raharja dan mengurus kerjasama dengan aplikator.

"Kita berharap badan usaha ini segera mengurus izin-izin. Karena masa waktu izin prinsip ini hanya sampai enam bulan kedepan," kata Frengki, usai pertemuan dengan perwakilan 13 badan usaha ASK di Gedung Graha Kepri, di Jalan Raja Isa, Batam Center, Batam, Kepri.

Artinya, izin prinsip mereka hanya berlaku hingga Januari 2020.

Setelah selesai masa berlakunya, namun tahapan perizinan belum rampung, mereka mesti mengurus perpanjangan izin prinsip lagi.

Frengki melanjutkan, izin prinsip ini masih tahap awal. Resminya nanti, setelah ada izin operasional ASK keluar.

Itupun pengemudi ASK yang beroperasi ini, mesti memakai stiker atau Kartu Pengawas (KP) dan lainnya sebagai penanda kendaraannya merupakan ASK.

"Jadi yang ada sekarang ini sebenarnya belum resmi. Itu kerjasama aplikator dengan driver saja," ujarnya. (tribunbatam.id/dewi haryati)

Penulis: Dewi Haryati
Editor: Wahyuindrian
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved