BATAM TERKINI

Diduga Tipu Amat Tantoso, Kevin Hong Masuk Daftar Pencarian Orang

Kevin Hong yang awalnya jadi korban penusukan, kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polisi Indonesia atas kasus penipuan terhadap Amat Tantoso

Diduga Tipu Amat Tantoso, Kevin Hong Masuk Daftar Pencarian Orang
tribunbatam/eko setiawaan
Kasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Andri Kurniawan 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Perseteruan antara Amat Tantoso Pengusaha Money Changer asal Batam dengan Kevin Hong rekan bisnisnya Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia belum selesai.

Saat ini, Kevin Hong masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polisi Indonesia atas kasus penipuan terhadap Amat Tantoso.

Sementara untuk Amat Tantoso sendiri kasusnya sudah P21 dan akan menjalani persidangan di pengadilan.

"Untuk Amat Tantoso kasusnya sudah P21 di kejaksaan. Kita tidak mau juga berlama-lama menangani ini," sebut kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan, Rabu (8/8/2019).

Polisi sendiri sejauh ini masih mencari Keving Hong. Semenjak masuk dalam DPO beberapa upaya sudah dilakukan. Termasuk menyebarkan fotonya.

Kasus Amat Tantoso Masuki Babak Baru, Ini Permintaan Kuasa Hukum

Diduga Terlibat Kasus Penipuan Miliaran Rupiah Milik Bosnya, Karyawati Amat Tantoso Ditahan Polisi

Amat Tantoso Laporkan Kevin Hong Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Uang

Ditanyakan apakah ada upaya penjemputan paksa terhadap Kevin Hong, Andri belum bisa menerangkan lebih lanjut.

Menurutnya akan ada proses untuk mencari pelaku ini.

"Yang jelas akan kita akan melakukan pencarian. Tahap awal dia sudah masuk dalam DPO kita," terangnya.

Kevin Hong ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan terhadap korbannya Amat Tantoso.

Kasus anatara Amat Tantoso dan Kevin Hong sempat heboh di Kota Batam.

Pasalnya, Kevin dan Amat terlibat perkelahian hingga Amat nekat menikam rekan kerjanya tersebut.

Setelah menikam Kevin, Amat kemudian menyerahkan diri ke Kepolisian. Untuk kasus Amat sendiri sudah P21 di kejaksaan. (Tribunbatam.id/Setiawan_koe)

Penulis: Eko Setiawan
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved