KPK Periksa Nyimas Novi Anggota DPRD Karimun yang Juga Kakak Ipar Gubernur Kepri Nurdin Basirun

Kali Ini KPK memeriksa kakak ipar Nurdin Basirun bernama Nyimas Novi Ujiani, ia merupakan anggota dewan di Karimun.

KPK Periksa Nyimas Novi Anggota DPRD Karimun yang Juga Kakak Ipar Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Anggota DPRD Karimun, Nyimas Novi Ujiani menyerahkan laptop kepada Teuku Hairunisa, walikelas siswa peraih nilai ujian tertinggi di Karimun. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus Reklamasi yang menjerat Gubernur Non Aktiv Kepri Nurdin Basirun masih terus didalami oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

Sejumlah nama-nama besar dari kalangan Pejabat Di Prov Kepri Hingga Pengusaha Papan Atas di Kepri di Panggil satu persatu untuk diperiksa terkait permasalahan ini.

Tidak hanya mereka, Kali Ini KPK memeriksa kakak ipar Nurdin Basirun bernama Nyimas Novi Ujiani

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, terus mengejar keterlibatan Gubernur Kepri (non aktif) Nurdin dalam kasus suap reklamasi dan gratifikasi jabatan.

Juru Bicara KPK RI Febri Diansyah kepada Tribunbatam.id Kamis (8/8) mengatakn, sedikitnya sudah 34 saksi diperiksa atas kasus ini. Dan Kamis, KPK kembali mengagendakan pemeriksaan lima saksi.

Lima saksi yang diperiksa Anggota DPRD Provinsi Kepulauan terpilihan Riau Bobby Jayanto, Anggota DPRD Kabupaten Karimun Nyimas Novi Ujiani.

Diketahui, Nyimas merupakan istri politisi Karimun Sabarin Nurdin abang kandung Nurdin Basirun.

 Prabowo Disambut Meriah di Kongres PDIP, Megawati: 2024 Tempur Lagi, Siap?

 Usai Tutup TMMD, Pangdam III/Siliwangi dan Kapolda Jabar Tinjau Kebakaran Hutan di Gunung Ciremai

 Penawaran Sukuk Tabungan ST005 Resmi Dibuka Hari Ini, Bisa Dibeli Mulai Rp 1 Juta

Ketiga Direktur PT Riau Pratama Rury Afriansyah, PNS Provinsi Kepulauan Riau Elda Febrianasari Anugerah. Keempatnya tidak hadir hari ini. 

"Penyidik memeriksa seorang saksi atas nama Juniarto (Yon) merupakan ASN menjabat sebagai Kasubag Akomodasi dan Transportasi Sekretariat Biro Umum Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau," beber Febri.

Ketidakhadiran keempat saksi belum diketahui KPK.

Tidak mau ketinggalan, KPK juga akan memanggil kembali Bobby Jayanto, Nyimas Uji Noviani, Rury Afriansyah, dan Elda Febrianasari Anugerah pekan depan. "Pemeriksaan akan dijadwalkan ulang minggu depan," tambah Febri.

 Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Akan Gelar Sidang Tiga Perkara di Kota Batam

 Begini Perbedaan Spesifikasi Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10+ yang Rilis Bersamaan

 Jalan Soekarno-Hatta di Anambas Tak Diperbaiki, Debu Jalanan Buat Warga Kena Infeksi Pernapasan

 Smartfren Hadirkan Kartu Perdana Khusus Batam, Kartu Khusus Kota Pariwisata

Kata Febri, penyidik KPK mendalami keterangan saksi terkait pengetahuan saksi tentang dugaan penerimaan gratifikasi oleh Gubernur Kepulauan Riau (non aktif)  Nurdin Basirun.

Yang menarik, nama Elda Febrianasari Anugerah alias Bela disebutkan sebagai seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Provinsi Kepri. Hingga kini, Febri belum secara gamblang ngomong peran Elda dalam kasus tersebut.

Namun nama Elda sempat mencuat setelah muncul meme mengenai isu miring perselingkuhan antara Nurdin Basirun dengan Elda. Kasus itu sempat dilaporkan ke Polres Tanjungpinang oleh Elda. Elda melaporkan kasus itu sebagai sebuah fitnah terhadap dirinya.(tribunbatam.id/leo halawa) 

Penulis: Leo Halawa
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved