Lubang di Jalan Takari Siantan Tak Diperbaiki, Padahal Bupati Anambas Sudah Pastikan Akan Perbaiki

Lubang di Jalan Takari, Desa Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Anambas belum juga diperbaiki. Padahal jalan itu sudah lama berlubang.

Lubang di Jalan Takari Siantan Tak Diperbaiki, Padahal Bupati Anambas Sudah Pastikan Akan Perbaiki
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Jalan pelantar beton Tanjung Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri yang ditutup tong sampah karena kondisinya yang berlubang Kamis (17/7/2019). TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman. 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Lubang di Jalan Takari, Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih terlihat jelas Rabu (14/8/2019) pagi.
Lubang sebesar ukuran buah semangka itu masih ditutupi tong sampah berwarna biru agar pengendara sepeda motor tahu kondisi jalan itu sudah membahayakan .
Lebih dari satu bulan kondisi jalan itu berlubang.
Besarnya lubang membuat laut di bawahnya terlihat jelas.
Jalan ini merupakan pelantar beton yang menjadi akses penghubung Desa Tarempa Barat dengan Desa Sri Tanjung, Kecamatan Siantan.
Tidak hanya warga, kendaraan roda tiga ‎(tosa) yang membawa barang semisal bahan kebutuhan pokok masih sering melewati jalan ini, meskipun kondisinya sudah berlubang. 
"Sepertinya belum ada perbaikan jalan yang berlubang itu.
Entah kapan diperbaikinya," sebut Fendi seorang warga Desa Tarempa Barat. ‎
Meski sudah ditutup menggunakan tong sampah, tetap saja ada orang yang penasaran mengapa ada tong sampah di tengah jalan itu.
Papan bertuliskan jalan rusak pernah dibuat sebagai penanda agar pengendara sepeda motor termasuk warga berhati-hati melewati jalan tersebut.
Kondisi jalan ini pernah disinggung dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas Senin (29/7/2019).
Group WA Bugis-Palu-Donggala
Kondisi jalan Trans Sulawesi di jalur Donggala, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/09/2018) pagi.
Group WA Bugis-Palu-Donggala Kondisi jalan Trans Sulawesi di jalur Donggala, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (29/09/2018) pagi. (GRUP WA)
Fraksi Amanat Karya Indonesia Raya (AKIR) meminta Pemerintah Daerah untuk serius dalam mengatasi hal itu. 
Pelantar beton ini memang menjadi akses tidak hanya ke rumah-rumah warga yang berada di atas laut.
Beberapa tempat usaha milik warg semisal kedai kopi, pasar ikan sampai tempat penginapan bertumpu pada pelantar beton ini. 
Selain jalan yang berlubang, kondisi pelantar beton yang rusak juga terlihat di tepi pelantar tidak jauh dari pelabuhan nelayan Tanjung masih di Desa Tarempa Barat, Kecamatan Siantan.
Bagian tepi yang rusak ini masih merupakan bagian pelantar beton yang menghubungkan pasar tradisional di Tarempa ke perumahan warga di atas laut dan terhubung ke Desa Sri Tanjung.
Bagian tepi yang keropos ini ditambal sementara menggunakan kayu. ‎
Jalan Tarempa Barat yang keropos itu pun ditanggapi oleh Bupati Anambas, Abdul Haris.
Saat memberikan tanggapan, dia menyebut alokasi untuk pemeliharaan jalan sudah dianggarkan pada 2019.
Jalan rusak di kawasan Marina City, Batuaji, Batam.
Jalan rusak di kawasan Marina City, Batuaji, Batam. ()
Khusus untuk jalan di Desa Tarempa Barat, Abdul Haris memastikan sedang dibahas dalam perencanaan. 
"Ada di Dinas Pekerjaan Umum.
Mungkin fraksi AKIR bisa sama-sama mengawasi.
Saya kira kita sama dan sehati, Pak," ungkap Abdul Haris. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved