Harga Cengkih Jadi Rp 50 Ribu Per Kg, Begini Reaksi Para Petani Cengkih di Anambas

Harga cengkih di Anambas turun dari harga normal, begini reaksi para petani cengkih ketika tahu harga cengkeh Rp 50 ribu per kilogram.

Harga Cengkih Jadi Rp 50 Ribu Per Kg, Begini Reaksi Para Petani Cengkih di Anambas
eli ramos
Minyak cengkeh memiliki banyak manfaat untuk kesehatan 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - ‎Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kabupaten Kepulauan Anambas, Usman belum mendapat informasi tentang harga cengkih yang anjlok.
Usman sendiri cukup kaget ketika ditanyai soal harga cengkih kering yang hanya mencapai Rp 50 ribu per kilogram. 
Padahal harga normal cengkih kering berkisar antara Rp ‎80 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogram.
Anjloknya harga cengkih kering ini sudah terjadi sejak panen akbar sekitar April 2019.
Warga yang memiliki kebun cengkih memilih untuk menahan cengkih keringnya.
Perlahan namun pasti, harganya pun semakin anjlok sampai menyentuh harga Rp 50 ribu. 
Sejak panen akbar itu, harga cengkih berkisar Rp 83 ribu per kilogram.
 
Kemudian harganya turun perlahan menjadi Rp 60 ribu per kilogram, sampai Rp 50 ribu kilogram.
Untuk mendapatkan cengkih kering, warga yang memiliki pohon harus mengeluarkan dua kali upah pekerja. 
Upah pertama dikeluarkan untuk pekerja yang memanjat dan memetik putik cengkih.
Mereka diupah Rp 10 ribu untuk memetik 1 kilogram cengkih.
Upah ke dua diberikan kepada pekerja yang memilah antara tangkai dengan putik cengkih.
Mereka dibayar Rp 2 ribu untuk memilah 1 kilogram cengkih.
Pemilik cengkih kering memilih untuk menahan cengkih keringnya itu sampai harga jual benar-benar dianggap pas. 
"Belum dapat informasi soal itu.
Begini saja, nanti kalau ada perkembangan, kami akan sampaikan," ujar Usman saat dihubungi TRIBUNBATAM.id, Kamis (15/8/2019) pagi.
‎Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas, Effi Suhaeri yang dihubungi menyebut persoalan harga cengkih bukan merupakan kewenangan dinasnya. 
Ladang Cengkeh di dekat tower TVRI yang ada di Jalan Ali Murtopo Ranai, hangus. Disinyalir gara-gara puntung rokok pelajar
Ladang Cengkeh di dekat tower TVRI yang ada di Jalan Ali Murtopo Ranai, hangus. Disinyalir gara-gara puntung rokok pelajar (TRIBUNNEWSBATAM.COM/MUHAMMAD IKHSAN)
Dinasnya hanya mendata dan membantu para petani dengan tujuan meningkatkan kualitas dan hasil produksi perkebunan.
"Kewenangan kami ada di sana, misalnya kalau ada bantuan.
Untuk data cengkih di Anambas, nanti coba dikirim," ungkap Effi. (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
 
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved