WISATA SINGAPURA

Jadi Kota Termahal di Dunia, Begini Cara Singapura Membangun Rumah Rakyatnya

Singapura merupakan salah satu negara di Asia yang memiliki penduduk di kota yang terpadat. Namun begini cara Singapura menghadirkan hunian rakyatnya.

Jadi Kota Termahal di Dunia, Begini Cara Singapura Membangun Rumah Rakyatnya
Instagram/anhthudsgn
Ilustrasi hunian di Singapore 

TRIBUNBATAM.id - Singapura adalah kota dengan penduduk yang padat namun dengan lahan daerah yang kecil untuk rakyatnya tinggal.

Menjadi kota termahal di dunia, Singapura dituntut harus bisa mengantur perbandingan tersedianya hunian untuk rakyat dengan lahan yang kecil.

Hampir seluruh negara di Asia juga mengalami problematika ini.

Pelanggan Batam Uji Coba PRIO PASS di Singapura, Sinyal Bagus dan tak Pernah Putus

Gratis XL PRIO Pass Selama di Malaysia dan Singapura, Khusus Pelanggan Medan dan Batam

Singapura dan Kepri Bersahabat Lama, Dibuktikan Dengan Adanya Kawasan Industri Batamindo

Progres Mengambil Alih Ruang Kendali Udara Kepri Dari Singapura, Berharap Bisa Selesai Tahun Ini

Singapura Tetap Jadi Tempat Termahal di Dunia, Ini Daftar Kota-kota Lainnya

Namun, apa yang dilakukan Pemerintah Singapura, setidaknya dapat dicontoh negara lain.

Negara ini memiliki Housing and Development Board (HDB) yang khusus mengurusi persoalan penyediaan hunian masyarakat.

Associate Principal Cities & Planning Lead Arup South East Asia, Tony Chan mengungkapkan, dalam merencanakan sebuah kawasan hunian, Singapura tidak pernah terlepas dari rencana pengembangan jaringan transportasi berbasis rel.

Hal serupa juga dilakukan Hong Kong. "Kalau anda melihat lahan di sekitar MRT, itu dimiliki HDB.

Sedangkan rusunawa yang ada di sekitarnya, itu dibangun swasta melalui proses tender," kata Chan dalam sebuah diskusi di Kementerian PUPR, Rabu (14/8/2019).

Secara konsep, ia menjelaskan, HDB membangun seluruh fasilitas publik yang dibutuhkan masyarkat dekat dengan stasiun MRT yang ada, seperti pusat perbelanjaan, restoran, rumah sakit, hingga sekolah.

Stasiun MRT itu sendiri tidak berdiri tunggal, melainkan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

Halaman
12
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved