Limbah Plastik PT San Hai Batam Diduga Diangkut ke Perusahaan Lain, Barang Dipindahkan Malam Hari
Setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KotaBatam menutup dan menyegel PT San Hai , Sejauh ini perusahaan tersebut sudah tidak beraktifitas lagi.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Setelah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam menutup dan menyegel PT San Hai , sejauh ini perusahaan tersebut sudah tidak beraktifitas lagi.
Untuk diketahui, penyegelan PT San Hai dilakukan pada delapan bulan lalu.
Perusahaan tersebut terletak di dalam kawasan PT Putra Perkasa Harapan Jaya, Tanjunguncang Kecamatan Batuaji, Kota Batam.
Selain itu, bahan produksinya dipindahkan ke perusahaan lain.
Informasi yang dikembangkan Tribun Batam, di lapangan Minggu (18/7/2019), bahan produksi dari PT San Hai, Tanjunguncang berupa plastik bekas yang sebelumnya disegel oleh DLH Kota Batam diduga dijual oleh oknum pihak PT San Hai ke PT Tan Indo Sukses.
Ana, pihak PT Tan Indo Sukses yang dikonfirmasi Tribunbatam.id, mengenai bahan produksi yang di kirim ke perusahaan tersebut pada malam hari tidak memberikan komentar.
"Saya lagi di luar, tidak di kantor,"kata Ana
• Tere Liye Bertemu Penggemarnya di Batam, Kenalkan Buku Terbarunya Si Anak badai
• KESEHATAN- Ramalan Zodiak Kesehatan Senin 19 Agustus 2019 Scorpio Merasa Bugar, Libra Banyak Makan
• Sambut hari Kemerdekaan, Puluhan Warga Tanjung Sengkuang Ikuti Lomba Joget kursi, Begini Keseruannya
• Veronica Tan Punya Cara Berbeda Rayakan HUT RI, Ungah Foto Khusus dan Singgung Soal Perempuan
Bahan produksi yang disegel di dalam PT San Hai diangkut menggunakan lori, dan beroperasi malam hari, mulai dari pukul 19.00 WIB.
Anto, warga Kampung Pelanduk yang berada di seberang jalan pintu masuk kawasan PT Putra Perkasa Harapan Jaya mengatakan kegiatan pengangkutan bahan Produksi milik PT San Hai tersebut sudah berlangsung selama dua minggu belakangan.
"Biasanya mereka beraktifitas malam hari, pakai lori besar, gulungan plastik biasanya ditutup pakai terpal, jadi tidak banyak otang yang tau," kata Anto.
Dia juga mengatakan biasanya mobil pengangkut bahan produksi dari PT San Hai dikawal oleh mobil pribadi."Kadang yang kawal itu pakai motor,"kata Anto.
Sementara mengenai Info tersebut pihak kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozi yang dikeonfirmasi Tribunbatam.id, Belum memberikan komentar.
Walikota Batam Geram
Tak hanya bermasalah karena penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA), PT San Hai juga bermasalah karena belum melengkapi dokumen lingkungan dan izin lingkungan.
Namun di lapangan, perusahaan yang terletak di kawasan Tanjunguncang ini sudah beroperasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pt-sanhai-batam.jpg)