Kulit Bakau Jadi Bahan Kertas Kualitas Tinggi, Segini Harga Kulit Bakau 1 Kg di Karimun

Siapa sangka komoditi ini dapat dijadikan sebagai bahan penyamak, bahan pembuat kertas dengan kualitas tinggi bahkan berguna bagi kesehatan.

Kulit Bakau Jadi Bahan Kertas Kualitas Tinggi, Segini Harga Kulit Bakau 1 Kg di Karimun
tribunbatam.id/Elhadif Putra
Kegiatan pelepasan ekspor kulit bakau di Kecamatan Moro. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kulit pohon bakau ternyata memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Siapa sangka komoditi ini dapat dijadikan sebagai bahan penyamak, bahan pembuat kertas dengan kualitas tinggi bahkan berguna bagi kesehatan.

Bagi pelaku usaha di Karimun tumbuhan yang masuk dalam marga Rhizophora tersebut telah menembus pasar luar negeri.

Setiap kilogramnya, kulit bakau dihargai Rp 8.000.

Sebuah perusahaan Karimun, yakni PT Pulau Mas Moro telah memanfaatkannya sebagai komoditi ekspor.

Sebanyak 6800 Peserta Ramaikan Pawai Budaya di Kota Batam, Yuk Ramaikan Ini Lho Rutenya

VIRAL Warga Palestina Turut Rayakan HUT RI di Gaza, Ungkap Hal Mengharukan DIbaliknya

Studi Lapangan, Ratusan Siswa SMA Ananda Batam Kunjungi Kebun Raya Batam

Demo Hong Kong Mulai Damai, Bentrok Pindah ke Luar Negeri

Pada Minggu (18/8/2019), PT Pulau Mas Moro, mengirimkan sebanyak 22 ton kulit pohon bakau ke Filiphina.

Pelepasan ekspor dilakukan di Pelabuhan Moro, Kabupaten Karimun.

Instansi yang turut terlibat dalam kegiatan ekspor ini adalah Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjungbalai Karimun.

Karantina telah memastikan komoditas tersebut aman.

Kepala Badan Karantina (Barantan) Kementerian Pertanian RI, Ali Jamil yang hadir saat pelepasan mengatakan kulit bakau yang diekspor kali inj menggenapkan total ekspor produk yang masuk dalam program 'Agro Gemilang' sebanyak 131 ton menuju Filipina sepanjang tahun 2019.

Ribuan Pasukan Payung Kembali Padati Victoria Park Hong Kong. Polisi Hindari Bentrok

Lurah Tanjung Uncang Kesal, Perusahaan Plastik Masih Beroperasi, Padahal Sudah Dilarang Walikota

Kisah Bripda Yudi Muslim Polisi yang Disiram Bensin dan Terbakar, Sempat Beri Firasat ke Istri

Jadwal Bola Liga Inggris Malam Ini, Chelsea vs Leicester City, Rekor Untungkan The Blues

"Program 'Agro Gemilang' di Karimun membuahkan hasil, menggiatkan pelaku agribisnis baru untuk produk ekspor baru selain kelapa yang menjadi komoditas unggulan di Karimun," ujar Ali.

Sementara Kepala Stasiun Karantina Pertanian kelas II Tanjungbalai Karimun, Drh Priyadi menuturkan, pelepasan ekspor kulit pohon bakau tersebut menambah daftar sirkulasi ekspor produk tumbuhan menuju negara tetangga dengan nilai ekspor mencapai Rp 43,8 milyar.

Untuk di Karimun sendiri nilai ekspor mencapai Rp 6 miliar.

"Sesuai data Perkarantinaan, data ekspor produk tumbuhan sepanjang tahun 2019 sebanyak 3.418 ton dengan nilai Rp. 43,8 Milyar.

Diantaranya ekspor air kelapa, bungkil kelapa, alpukat, kencur, damar dan kelapa bulat," papar Priyadi. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved