Karni Ilyas Tegur, Rocky Gerung Tak Mau Peduli, Debat di ILC TV One Selasa (20/8/2019) Jadi Seru

Karni Ilyas tegur Rocky Gerung dalam Indonesia Lawyers Club TV One edisi Rabu (21/8/2019) malam.

Karni Ilyas Tegur, Rocky Gerung Tak Mau Peduli, Debat di ILC TV One Selasa (20/8/2019) Jadi Seru
Colase/Twitter @ppmuhammadiyah/Instagram @presidenilc
Rocky Gerung dan Karni Ilyas 
TRIBUNBATAM.id - Rocky Gerung seperti bisa tampil dengan kritik pedasnya terhadap rezim pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam tayangan Indonesia Lawyers Club TV One edisi Rabu (21/8/2019), Rocky Gerung melancarkan kritik kepada kebijakan Jokowi yang memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan.
Kritik Rocky Gerung memicu pembelaan dari Maruarar Sirait, anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.
Dilansir TribunnewsBogor.com, Rocky Gerung tampak gusar saat menanggapi rencana pemindahan ibu kota yang dicanangkan Presiden Jokowi.
Pindah dari Jakarta alasannya apa, masuk ke Kalimantan alasannya apa.
Bukan enggak ada alasan, justru karena keterangannya bermacam-macam," ungkap Rocky Gerung.
Karni Ilyas dan Ustaz Abdul Somad. (Instagram @presidenilc/ ustadzabdulsomad). (Karni Ilyas Tertawa Mendengar Jawaban Ustaz Abdul Somad soal Reuni 212)
Karni Ilyas dan Ustaz Abdul Somad. (Instagram @presidenilc/ ustadzabdulsomad). (Karni Ilyas Tertawa Mendengar Jawaban Ustaz Abdul Somad soal Reuni 212) (Instagram @presidenilc/ ustadzabdulsomad)


Lebih lanjut, Rocky Gerung pun mengungkap perbedaan alasan yang dipaparkan para ahli soal alasan pemindahan ibu kota.

Banyaknya pendapat yang berbeda soal alasan pemindahan ibu kota pun menurut Rocky Gerung membuat suasana semakin tidak jelas.

"Ketua Bapenas bilang kita mesti pindah karena Presiden mengatakan kita mesti punya ibu kota di tengah persis Indonesia.
Jadi alasan geografi. Lalu orang bertanya apa pentingnya posisi geografi?" tanya Rocky Gerung.

"Saya baca lagi, mengapa mesti pindah karena Jakarta dibuat kolonial.
Jadi enggak jelas lagi alasannya histori atau geografi?" sambung Rocky Gerung.

 Rocky Gerung Cecar Karni Ilyas di ILC TVOne soal Badai, Rekonsiliasi Pilpres Ibarat Minyak dan Air

 ILC Tayang Lagi Malam Ini, Begini Kata Karni Ilyas, Simak Streaming-nya di Sini

 ILC Bakal Tayang Lagi? Begini Sinyal yang Diberikan oleh Karni Ilyas

 Denny Indrayana Sebut Cuitan Karni Ilyas Jadi Satu Bukti untuk Diskualifikasi Jokowi-Maruf

Berkaca pada ketidakjelasan tersebut, Rocky Gerung lantas memaparkan perihal sosok Jokowi jika dibuat dalam sebuah buku biografi.

Dalam ulasannya itu, Rocky Gerung pun turut menyindir rencana Jokowi soal proyek Esemka yang nyatanya tidak berjalan.

"Lalu orang mulai cari keterangan dalam prestasi Pak Jokowi.
Kenapa pesimis? Sebab bab 1 dari biografi nanti Pak Jokowi adalah soal Esemka yang adalah ngibul. Itu bab 1," ujar Rocky Gerung.
Debat panas Rocky Gerung dengan Maruarar Sirait saat ILC TVOne, Selasa (21/8/2019)
Debat panas Rocky Gerung dengan Maruarar Sirait saat ILC TVOne, Selasa (21/8/2019) (ist)


"Sekarang kita tahu Pak Jokowi akan tutup masa pengabdiannya di 2024.
Karena itu tadi di berita 2023 harus pindah.
Jadi bab 1 ngibul, bab terakhir Asbun.
Karena orang enggak lihat eksistensi," ucap Rocky Gerung.

Mendengar kritikan Rocky Gerung soal bab dalam pemerintahan Jokowi di dua periode, Maruarar Sirait pun angkat bicara.

Seolah tak terima kesempatan bicaranya dipotong, Rocky Gerung pun kembali meluruskan maksud apa yang ingin dia kritisi.

Namun belum selesai Rocky Gerung bicara, Maruarar Sirait tampak terus mencecar sang pengamat dengan pendapatnya.

Maruarar Sirait lantas mengaku bahwa dirinya mengerti dengan kritikan yang ingin disampaikan oleh Rocky Gerung.

"Kita memerlukan betul yang mengkritisi seperti ini.
Itu bagus, tapi saya sering mengatakan juga mengkritisi dari dalam tidak mudah juga.
Kita harus akui tidak ada pemerintahan yang tidak sempurna," ucap Maruarar Sirait.

"Oiya tentu itu," pungkas Rocky Gerung.

"Kita sportif saja. Kita punya beberapa presiden pasti ada kelebihan ada kekurangan. Tidak ada manusia yang sempurna," timpal Maruarar Sirait.

"Poin saya ada pada pemindahan ibu kota. Lain-lain saya enggak peduli. Saya mau terangin itu dulu," ucap Rocky Gerung.

"Tentu dengan proses lima tahun ini Pak Jokowi tahu bagaimana struktur yang ada," imbuh Maruarar Sirait.

"Ya kalau dia tahu, itu enggak akan keluar," ungkap Rocky Gerung.

"Saya percaya Pak Rocky dengan segala kerendahan hati, Pak Jokowi Pak Presiden kita mempersiapkan betul secara detail apalagi ada risiko sebagai presiden kalau apa yang disampaikan tidak ditepati," kata Maruarar Sirait.

 Sudah Terlanjur Pakai Hape Black Market? Tak Perlu Cemas Diblokir, Begini Cara Mengatasi

 Begini Kata Bank Indonesia Soal WhatsApp Incar Bisnis Pembayaran Digital

 Begini Lho Cara Mudah Agar Facebook Tak Bisa Melacak Lokasi Pengguna

 Hari Pertama Kerja AKBP Prasetyo Kawal Demo Buruh di Batam Saya Terkesan Dengan Buruh

Mendengar ucapan Maruarar Sirait, Rocky Gerung pun kembali melanjutkan pernyataannya.

Namun, belum selesai dia berpendapat, Rocky Gerung langsung ditimpali Karni Ilyas.

Sang pembawa acara rupanya risih dengan diksi yang digunakan Rocky Gerung kala mengkritik pemerintahan.

Seolah tetap teguh dengan pernyataannya, Rocky Gerung pun kekeh menggunakan diksi pilihannya.

"Kan saya mulai bab pertama dari Jokowi ...," ucap Rocky Gerung belum selesai.

"Jangan diksi yang kasar lah," timpal Karni Ilyas.
Jadi Selebritis - Karni Ilyas jadi selebritis usai acara diskusi pada Senin 28 Oktober 2013 lalu. Ia dikerubuti wanita-wanita cantik, mahasiswi UIB, yang ingin berfoto bersama.
Jadi Selebritis - Karni Ilyas jadi selebritis usai acara diskusi pada Senin 28 Oktober 2013 lalu. Ia dikerubuti wanita-wanita cantik, mahasiswi UIB, yang ingin berfoto bersama. (Tribunnewsbatam.com/Muhammad Zuhri)


"Saya enggak kasar, saya pakai itu supaya ketahuan benar apa maksud pikiran saya," pungkas Rocky Gerung.

Melanjutkan pernyataannya, Rocky Gerung lantas menuangkan kritikannya kepada Jokowi dengan lugas.

Meski di beberapa momen, Karni Ilyas kembali mengoreksi ucapan Rocky Gerung.

"Esemka itu kan bab pertama.
Yang pada waktu itu seluruh keterangan pers sama seperti keterangan Ara, dan gagal kan?" tanya Rocky Gerung.

"Tertanam lah dalam publik istilah ngibul.
Presiden Jokowi ngibul karena enggak terjadi padahal publik opini.
Karenanya ketika dia janjikan sesuatu yang lebih dramatis, orang akan pergi pada psikologi pertama, jangan-jangan ngibul lagi," sambungnya.

"Gagal dengan ngibul itu beda," kata Karni Ilyas.

"Saya enggak mau pakai istilah gagal, karena gagal itu lebih berat konsekuensinya," ungkap Rocky Gerung.

 SAH! Gojek Dapat Lampu Hijau Beroperasi di Malaysia

 Cerita Pimpinan ISIS Paling Kejam, Pernah Penggal Kepala dan Bakar Tawanan dalam Siaran Langsung

 Punya Penghasilan Rp700 Juta Sehari, Raffi Ahmad Ungkap Keinginan yang Belum Terwujud Bareng Nagita

 Jamaah Haji Asal Bintan Meninggal Dunia di Mekkah, Arab Saudi

Mendengar Rocky Gerung terus menerus menyoroti proyek Esemka, Maruarar Sirait pun kembali bersuara.

Maruarar Sirait lantas menyebut bahwa dirinya tahu betul tentang progres program Esemka.

Karenanya ketika Rocky Gerung memberikan kritikan terkait Esemka, Maruarar Sirait tidak terima.

"Saya harus jawab. Saya sudah lihat bagaimana progres pabrik Esemka itu.
Belum selesai, iya. Kita juga objektif. Tidak bisa dong dia menghujat," kata Maruarar Sirait.

"Saya tidak menghujat, faktanya seperti itu," imbuh Rocky Gerung.

"Faktanya ada progres juga yang saya lihat," ucap Maruarar Sirait.

"Yang mana? Esemka," tanya Rocky Gerung.

"Ada. Saya sudah lihat di lapangan," jawab Maruarar Sirait.

"Bisa nanti 2024 yang janjinya awal?" tanya Rocky Gerung.

"Kalau itu belum tuntas, iya. Tapi apakah ada progres, iya. Kita juga mengawal dari dalam," imbuh Maruarar Sirait.


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kritik Jokowi Gaya Bicara Rocky Gerung Diprotes Karni Ilyas : Jangan Kasar!
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved