Pemko Tanjungpinang dan Pokdarwis Bikin 8 Paket Wisata di Pulau Penyengat, Yuk Simak

Pemko Tanjungpinang, bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah membuat 8 paket wisata di Pulau Penyengat.

Pemko Tanjungpinang dan Pokdarwis Bikin 8 Paket Wisata di Pulau Penyengat, Yuk Simak
KOMPAS/KRIS RAZIANTO MADA
Becak motor melintas di Masjid Raya Sultan Riau atau dikenal sebagai Masjid Penyengat di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Untuk berkeliling Pulau Penyengat, alternatif transportasi utama adalah becak motor 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemko Tanjungpinang, bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) telah membuat 8 paket wisata di Pulau Penyengat.

Produk Pariwisata Pulau Penyengat pada 27 Agustus 2019 pukul 13.30 Wib, di Gedung Aisyah Sulaiman.

Anggota pokdarwis Pulau Penyengat (interpreter produk wisata pulau penyengat)Hariawan menyampaikan, 8 produk paket wisata tersebut diantaranya, Tur Mesjid Raya Sultan Riau, Sejarah Pulau Penyengat, Literatur, Pengalaman Berbusana Tradisional Melayu.

"Serta Pengalaman Kuliner Melayu, Pengalaman Gurindam, Pengalaman Membuat Tanjak, dan Kelas Memasak,"katanya, Minggu (25/08/2019).

Berikut penjelasan 8 produk paket wisata Pulau Penyengat.

 

Inilah Jadwal Kapal Pelni Bukit Raya Hingga September 2019

Beli Mobil Suzuki All New Ertiga Berhadiah Jimny

Berbelanja di Planet Surf Ada Potongan Harga dan Hadiah Lho

Ada Diskon Lensa Hingga 25 persen di Optik Tunggal

 

1. Tur Masjid Raya Sultan Riau

Awali kunjungan ke Pulau Penyengat dengan tur interpretif singkat di Masjid Raya Sultan Riau, bangunan bersejarah terpenting di Pulau Penyengat.

Masjid ini adalah respresentasi kedalaman pikiran dan keluasan wawasan, kebesaran hari, kepercayaan diri insan negeri Melayu di lintas jalur perdagangan Internasional.

Kualitas yang menjadikannya bandar penting di abad ke 19. Kunjungan ke masjid bukan hanya menyegarkan ingatan atas kualitas insan dalam berbangsa ketika dunia kian terhubung, tetapi dapat menyiapkan anda dalam mengenal Pulau Penyengat.

 

2. Tur sejarah Pulau Penyengat

Pengunjung akan dibawa kembali ke masa lebih dari 200 tahun lalu. dengan mengendarai bentor, atau sepeda, dan berjalan kaki.

Tur ini memperkenalkan beragam peran Pulau Penyengat bagi kerajaan Riau-Lingga-Johor-Pahang, Lingga-Riau, dan Riau-Lingga sepanjang rentan waktu 130 tahun.

Perjalanan yang memberikan kesempatan untuk merenungkan berbagai peristiwa menggetarkan, dan mengharukan yang menjadi bagian dari sejarah Nusantara, serta melalui anda, membentuk Nusantara yang semakin baik.

 

3. Tur Literatur

Jelajahi Pulau Penyengat di pagi, atau sore hari sembari mendengarkan kisah lahirnya ragam karya cindekia Pulau Penyengat di masa lalu.

Biarkan karya karya besar yang tertoreh dalam sejarah Indonesia, Nusantara, Dunia membangunkan ingatan. Biarkan capaian luar biasa yang terlupakan, membuka mata. Ijinkan keduanya menjadi inspirasi.

 

4. Pengalaman Berbusana Tradisional Melayu

Rasakan keanggunan berbusana tradisional Melayu Pulau Penyengat. Wujud persentuhan dengan beragam bangsa ini memiliki banyak makna bagi masyarakat Penyengat.

Bacalah warna, bentuk, dan posisi busana Melayu bersama Interpreter, dan tangkaplah keanggunannya ke dalam gambar-gambar indah di Balai Adat Pulau Penyengat.

 

5. Pengalaman Kuliner Melayu

Lengkapi kunjungan wisata dengan pengalaman kuliner Melayu dari ibu-ibu Pulau Penyengat. Cicipi aneka makanan kecil, dan minuman musiman khas Melayu untuk penyegar perjalanan.

Nikmati santap siang berhidang khas Pulau Penyengat dengan kearifan. Pengalaman kuliner yang memulihkan energi, dan ingatan atas peran manusia sebagai pemimpin di bumi.

 

6. Pengalaman Gurindam

Belum kenal Penyengat, bila belum merasakan Gurindam 12. Ikuti kegiatan ini untuk mengenal lebih dekat karya sastra yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Pulau Penyengat.

Diturunkan dari ajaran agama islam, dan gubah di Pulau ini 1,5 abad yang lalu, ke duabelas pasal nasihat hidup tersebut universal,dan tetap relevan. Pilihlah pasal yang lekat di hati, dan bawakan sesuai nurani.

Sebuah pengalaman yang diharapkan dapat merefleksikan kembali nilai nilai dalam kehidupan.

 

7. Pengalaman Membuat Tanjak

Baca lebih jauh identitas bangsa Melayu melalui penutup kepala kaum prianya. Simbol penghormatan kepada tanah yang dipijak.

Tanjak bukan hanya penanda negeri asal, namun juga harkat, dan martabat serta pemakainya.

Bergabunglah dalam kegiatan ini, untuk merasakan kejutan-kejutan kreativitas budaya Melayu, dan melatih keterampilan jemari anda. Kenakan Tanjak kreasi anda sepanjang perjalanan anda di Pulau Penyengat.

 

8. Kelas Memasak

Rasakan persentuhan ragam budaya bangsa di Pulau Penyengat hingga ke lidah. Ambil bagian dalam kelas memasak untuk melihat separuh dunia hadirdi dapur Pulau Penyengat.

Mempelajari teknik sederhana mengubah beragam bahan eksotik menjadi sebungkus nasi penuh aroma,segelas minuman penuh cita rasa.

Nikmati hasil karya sendiri, dan bawa pulang keahliannya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved