DEMO HONG KONG

Sempat Damai, Kerusuhan di Hong Kong Kembali Pecah Hingga Gunakan Semprotan Merica

Sempat damai, para pengunjuk rasa di Hong Kong kembali bentrok dengan polisi Hong Kong dan kerusuhan kembali pecah hingga gunakan semprotan merica.

Sempat Damai, Kerusuhan di Hong Kong Kembali Pecah Hingga Gunakan Semprotan Merica
Instagram/artlammedia
Ilustrasi kerusuhan kembali terjadi di Hong Kong 

Gas air mata pun ditembakkan di seantero jalanan, memaksa para pendemo untuk mundur, meninggalkan beberapa botol pecah, dan api di tempat mereka berorasi.

Sejumlah pengunjuk rasa berbaju hitam ditahan, di mana polisi menyatakan mereka dianggap sebagai biang keladi yang sudah menyalakan api serta melempar batu bata.

Adapun bentrokan serius terakhir antara massa dengan polisi terjadi 1,5 pekan lalu, di mana massa memutuskan untuk menduduki Bandara Internasional Hong Kong.

Tensi sudah memanas dalam aksi Sabtu sejak demonstran garis keras, dikenal sebagai brave, sudah berkumpul.

Mereka ditempa oleh demo tiga bulan terakhir.

"Saya mengerti bahwa melakukan aksi damai tidak akan menyelesaikan apa pun," terang remaja 19 tahun yang masuk dalam kelompok brave bernama Ryan.

Dia menuturkan jika aksi dilakukan secara damai, pemerintah pasti tidak akan menanggapi.

"Jadi jika saya ditangkap, itu semata karena saya menyuarakan keadilan," tegasnya.
China menggunakan campuran antara intimidasi, propaganda, dan tekanan ekonomi untuk membungkam demo.

Sesuatu yang disebut sebagai "teror putih" oleh demonstran.

Tidak Ada Masa Depan

Halaman
123
Editor: Putri Larasati Anggiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved