Tim Saber Pungli OTT Dinas Perikanan Kota Batam, Teguh: Kami Sudah Tutup Kantor Saat Itu

Tim Saber Pungli Polresta Barelang menggelar OTT di Dinas Perikanan Kota Batam. Begini pengakuan Kabid Perikanan Tangkap.

Tim Saber Pungli OTT Dinas Perikanan Kota Batam, Teguh: Kami Sudah Tutup Kantor Saat Itu
Tribunbatam.id/Eko Setiawan
TIM SABER PUNGLI KOTA BATAM MELAKUKAN OTT DIKANTOR DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN 

TRIBUNBATAM.id. BATAM - Pasca operasi tangkap tangan Tim Sapu Bersih Pungutan Liar Kepolisian Resort Kota (Saber Pungli Polresta) Barelang, Selasa (27/8/2019) sore, beberapa pegawai Dinas Perikanan Kota Batam mengaku belum mengetahui pasti alasan penindakan ini.

Namun, beberapa pegawai mengatakan, saat operasi terjadi seharusnya kantor tidak lagi beroperasi.

"Kejadian sore sekitar jam 4 lebih.

Memang kami sudah tutup saat jam itu," ucap Teguh, seorang pegawai kepada TRIBUNBATAM.id.

Sudah Diingatkan KPK, Dinas Perikanan Batam Malah Kena OTT Tim Saber Pungli Polresta Barelang

Humas Pemko Batam Benarkan Ada OTT Tim Saber Pungli di Dinas Perikanan Kota Batam

Tim Saber Pungli Polresta Barelang Angkut 8 Orang Dinas Perikanan Kota Batam, Termasuk Kepala Dinas

Kepala Dinas Perikanan Digelandang Tim Saber Pungli ke Polresta Barelang Bersama 6 Orang Pegawainya

Saat ditemui, Teguh mengaku tidak mengetahui pasti siapa-siapa saja yang diamankan oleh pihak Polresta Barelang.

"Dapat informasi ada sekitar 4 sampai 5 orang yang dibawa untuk dimintai keterangan juga.

Saya dari rumah, belum sempat istirahat langsung ke sini lagi," tambah Teguh.

Pintu Kantor Dinas Perikanan Kota Batam disegel pasca operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli Polresta Barelang, Selasa (27/8/2019) sore.
Pintu Kantor Dinas Perikanan Kota Batam disegel pasca operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli Polresta Barelang, Selasa (27/8/2019) sore. (TRIBUNBATAM.id/Dipa Nusantara)

Menurut Teguh, ruangan itu biasanya digunakan oleh Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelayanan Perikanan untuk melakukan pengurusan pelayanan masyarakat nelayan.

"Dokumen untuk kapal 15 GT, mengurus registrasi nelayan, bensin dan lainnya perihal itu.

Namun heran juga, kalau tangkap tangan kenapa masih operasi jam segitu," ujar Teguh.

Halaman
12
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Thom Limahekin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved