HEADLINE TRIBUNBATAM
Properti Batam 'Mencakar' Langit, 14.450 Apartemen Sasar WNA
Batam tengah menuju kota pencakar langit (skyscraper city). Dalam 5 tahun terakhir, Batam menjadi incaran pengembang.
Konsep apartemennya sama, mixed used; pemukiman (residence), shopping mal, office, entertain dan sport center.
Ada yang bangun mono-tower, dual, trio tower, hingga kuartet tower.
Sebagian besar masih berpusat di Batam Center, Nagoya, Baloi, dan mulai mengincar Sagulung, Batu Aji dan Nongsa.
Manager Marketing, SP Apartemen, Jhonri, di Sagulung, Kamis (11/7/2019), juga membanggakan unit apartemennya, yang hanya baru pertama di kawasan Batu Aji dan Sagulung, utara pusat pemerintahan Batam.
Tahun 2022 nanti, Batam akan jadi SkyScraper City, dengan bangunan tinggi menjulang.
Persaingan kian ketat. Pasarnya mayoritas kelas menengah kota, yang bisa membayar ruang type 36 atau seharga Rp 300 juta hingga Rp 900 Juta.
Ada juga yang menyasar kelas atas, hingga studio pent house seharga Rp 2 Miliar.
Klaim progres marketing ke-15 apartemen ini sudah diatas 50 %.
Sebelumnya, pengembang Cipta Sky Residence, Cipta Group misalnya, sudah 300 unit apartemen terjual.
“Untuk kondotel, yang berada di lantai 27 hingga lantai 33 sampai kini memang belum kami pasarkan,” ujar Chici, Lastiliwarman, Juni 2018 lalu, kepada wartawan.
Menurut Chici, pembeli unit Apartemen Cipta Sky Park 60%-nya merupakan masyarakat Batam. Sementara sisanya berasal dari Jakarta, Pekanbaru, Padang, Malaysia, dan Singapura.
Apartemen Cipta Sky Park sendiri akan mengawali progres pembangunan pada awal tahun 2020 dan diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2022.
“Dengan pengembangan Apartemen Cipta Sky Park ini Cipta Group optimistis bisa dapat menyelesaikannya dalam waktu cepat dan kami menargetkan tahun ini dapat menjual 70 persen sebelum launching,” terang Chici.
Assistant Vice President Strategic Marketing Residential Agung Podomoro Land Tbk. Agung Wirajaya mengatakan penjualan properti Batam masih didominasi warga lokal.
Menurut Agung, penjualan properti di kawasan Orchad Park Batam milik APLN masih didominasi oleh investor lokal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-28-agustus-2019.jpg)