Breaking News:

Ada Perbaikan, Terowongan Pelita Ditutup Sebagian Mulai 5 September, Ini Jalan yang Akan di Tutup

Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memulai perbaikan terowongan Pelita tahap I, Kamis (5/9) mendatang. Jalan yang menghubungkan kawasan Sei Panas-Nago

Penulis: Dewi Haryati | Editor: Eko Setiawan
IST
Petugas BP Batam dan kepolisian memeriksa terowongan Pelita 

TRIBUNBATAM.id, BATAM- Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memulai perbaikan terowongan Pelita tahap I, Kamis (5/9) mendatang.

Jalan yang menghubungkan kawasan Sei Panas-Nagoya dan sebaliknya ini, akan ditutup sebagian, per 5 September.

Jalan yang ditutup, yakni jalur dari Sei Panas atau Jalan Laksamana Bintan menuju Nagoya.

Sedangkan jalur dari Nagoya menuju Sei Panas, masih tetap dibuka, alias pengendara tetap bisa melintas di terowongan itu.

Sementara bagi pengendara dari arah Sei Panas menuju Nagoya, akan dialihkan melalui jalur di sebelah kiri terowongan, kemudian di u-turn, belok ke kanan, lanjut ke arah Nagoya. Perbaikan Terowongan Pelita, diperkirakan memakan waktu sekitar 1,5 bulan.

Jelang Demo Hong Kong Besok, Bandara Siapkan Kemungkinan Terburuk, Aktivis Diteror dan Ditangkap

PLN Bakal Luncukan Paket Televisi Berbayar Berlabel Stroomnet TV, Bagaimana di Batam?

Dampingi Anak Asuh Budi Sudarsono PS Batam, 757 Kepri Jaya FC Masuk Semifinal Liga 3 Provinsi Kepri

Hari Pertama Kerja, Kamaludin Tinjau Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, Ini yang Dia Lakukan

Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan dan Transportasi Massal BP Batam, Boy Zasmita membenarkan adanya penutupan jalan di Terowongan Pelita ini.

"Ya, informasinya benar," kata Boy, Jumat (30/8) kepada wartawan.

Sebelumnya, Boy memang sudah memberi tahu, kalau Terowongan Pelita ini termasuk satu diantara 10 proyek strategis pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan di Batam, tahun 2019. Perbaikan dilakukan, menyusul ada rembesan air di sana.

Sehingga membuat terowongan yang dibangun sekitar tahun 2007 itu, perlu diperbaiki.

"Strukturnya masih sangat aman, sekitar 90 persen lebih. Tapi kalau dibiarkan terus, tak diperbaiki, kekuatan strukturnya bisa hilang," ujar Boy, beberapa waktu lalu.

PGN Percepat Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi Untuk Dukung Pemenuhan Energi Domestik

Maxim Tawarkan Angkutan Online Lebih Praktis dan Lebih Murah Untuk Masyarakat Batam

Jelang Demo Besar-besaran, Polisi Tangkap Sejumlah Pentolan Demonstrasi Hong Kong

Hal ini juga berpengaruh pada umur terowongan. Sementara, terowongan ini disiapkan untuk umur 100 tahun. Jika perbaikan tak dilakukan, ketahanannya tak sampai seperti umur kajian awal.

Untuk perbaikan ini, BP Batam mendapat bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Nilai pagu anggarannya Rp 6,4 miliar.
Menurut informasi, kontraktor yang akan mengerjakan perbaikan terowongan ini, yakni PT Hajar Aswad Konstruksindo. (wie)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved