BREAKINGNEWS

BREAKINGNEWS- Operasi Patuh Seligi 2019, Razia di Simpang Edukits Batam

Operasi seligi dilakukan di area Simpang Edukits Batam Center, Senin (2/9/2019). Operasi seligi ini sudah dilakukan sekira pukul 09.00 WIB.

BREAKINGNEWS- Operasi Patuh Seligi 2019, Razia di Simpang Edukits Batam
TRIBUNBATAM
Polisi memeriksa kelengkapan surat kendaraan saat razia operasi patuh Seligi 2019 di Simpang Edukits Batam, Senin (2/9/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Operasi seligi dilakukan di area Simpang Edukits Batam Center, Senin (2/9/2019). Operasi seligi ini sudah dilakukan sekira pukul 09.00 WIB.

Tak hanya sepeda motor, mobil juga dilakukan pemeriksaan. Bak mobil pribadi ataupun truk.

Operasi seligi ini dilakukan bersama PT Pengelolaan Pendapatan Daerah Provinsi Kepri bersama Sat Lantas Polresta Barelang.

"Ini sudah 11 kali operasi. Dan Alhamdullilah ada peningkatan. Kita juga intinya meningkatkan kepatuhan dan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak," ujar Kepala UPT PPD Batam Center, Vira Jiansa Respaty.

Ia melanjutkan dalam TA 2019 ini akan ada 18 kali operasi penertiban PKB dan BBNKB.

Target pelanggaran

Polda Kepri akan menggelar operasi keselamatan "Operasi Patuh Seligi 2019".

Direktur Lalulintas Polda Kepri Kombes Roy Chandra menjelaskan, Operasi Patuh Seligi 2019 akan digelar mulai hari ini, Kamis 29 Agustus hingga 11 September 2019.

Roy mengatakan,  secara keseluruhan, pada pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2019, Polda Kepri dan jajaran Polres dan Polresta, akan mengerahkan 297 personil Polri.

 "Sedangkan khusus Polda Kepri sendiri akan mengerahkan 70 personel. Yang akan dibantu oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepri dan personel TNI," kata Roy, Kamis (29/8/2019)

Ada sejumlah sasaran pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2019 yang akan dikenai sanksi, yakni pengendara belum cukup umur.

Selanjutnya pengendara yang bermain ponsel saat berkendaraan, kecepatan kendaraan melebihi batas kecepatan, melawan arus, pengedara dilarang mengonsumsi miras atau narkoba, membawa penumpang lebih dari satu, gunakan helm SNI.

 

Hal ini dilakukan demi menurunkan pelanggaran lalu lintas, dan melalukan tindakan preventif sedini mungkin.

Serta persuasif dan penegakan hukum pengendara kendaraan bermotor agar disiplin, tertib dan safety. 

Dijelaskan Roy, pada operasi ini memakai 60 persen merupakan tindakan hukum para pengedara yang tidak tertib dan melanggar lalu lintas, 20 persen merupakan tindakan preventive.

"Dan 20 persen tindakan preventif bila kesalahan mungkin tidak masuk 8 kategori dari target Operasi Patuh Seligi 2019," tambahnya.
(tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved