Satu Pekan Pasca Hujan Turun, Warga Anambas Kesulitan Air Bersih, Angkut Air Pakai Drum

Kendatipun hujan sudah mengguyur Anambas, namun warga masih tetap kesulitan air dan mengambil dari sumber air yang dimiliki warga lain.

Satu Pekan Pasca Hujan Turun, Warga Anambas Kesulitan Air Bersih, Angkut Air Pakai Drum
TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Krisis air di Kabupaten Anambas, Provinsi Kepulauan Riau membuat warga harus mengantre dengan menjejerkan jerigen di dekat bak penampungan air sehingga bisa mendapatkan air bersih. 
TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Warga Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih sibuk mengangkut air.
Hujan yang turun mengguyur Pulau Siantan beberapa hari lalu, ternyata belum memberikan dampak untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Warga Desa Sri Tanjung masih mengangkut air menggunakan drum dari rumah warga yang punya sumber air sendiri. 
‎"Masih ada yang ambil air.
Kondisinya seperti ini, gimana lah," ujar seorang warga Desa Tarempa Barat, Edi Minggu (1/9/2019) siang.
Setelah warga menggelar salat Istisqa di beberapa lokasi, hujan langsung mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Anambas, Rabu (28/8/2019).
Setelah warga menggelar salat Istisqa di beberapa lokasi, hujan langsung mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Anambas, Rabu (28/8/2019). (TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman)
Menurut Edi, hujan lebih baik turun di perbukitan Pulau Siantan.
Karena sumber-sumber air bersih banyak berasal dari sana.
Satu di antaranya ada di Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan. 
Hujan yang lama tak turun di Anambas, membuat warga melakukan salat Istisqa minta hujan.
Selain di Kecamatan Jemaja, salat minta hujan juga dilakukan di halaman Madrasah Tsanawiyah (MTs) Fatahillah Tarempa ‎Kamis (22/8/2019).
Hujan pun turun dua kali di Pulau Siantan.
Pertama, selang enam hari setelah salat Istisqa digelar di Pulau Siantan.
Ke dua, hujan turun pada Sabtu (31/8/2019) sekitar pukul 15.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) meski hanya sebentar. 
"Banyak orang bilang seperti itu.
Kalau pun hujan, di atas sana saja.
Pas di sumber air sehingga terisi," ‎ungkap Edi sambil tersenyum. (tribunbatam.id/septyan mulia rohman)
Penulis: Septyan Mulia Rohman
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved