Anambas Terkini

Buaya Sepanjang 2,5 Meter Ditemukan di Anambas. Delapan Jam Tim Gabungan Baru Bisa Evakuasi

Tim Gabungan dari Basarnas, Polisi, Koramil, Pemadam Kebakaran, diterjunkan untuk menangkap buaya di Dusun Desa Air Bini Anambas

TRIBUNBATAM.id/Septyan Mulia Rohman
Proses evakuasi buaya ke tempat penangkaran sementara di Desa Air Bini, Kecamatan Siantan Selatan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Senin (3/9/2019). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Buaya sepanjang 2,5 meter menghebohkan warga Dusun Desa Desa Air Bini, Senin (3/9/2019).

Penangkapan buaya bahkan melibatkan tim gabungan seperti dari anggota Polres, Koramil 02/Tarempa, Pemadam Kebakaran, Basarnas dan puluhan warga Desa Air Bini.

Buaya ditemukan warga di sekitaran hutan bakau di Dusun Desa Air Bini.

Buaya Sepanjang 2,5 Meter Ditemukan di Anambas. Penangkapan Sampai Melibatkan Tim Gabungan Basarnas

PS Batam Kalah di Final, Budi Sudarsono Segala Sesuatu Dapat Terjadi

Daftar 6 Minuman Unik di Korea Selatan, Ada Air Rendaman Beras Hingga Teh Jagung

Mereka harus berjibaku sekaligus berhati-hati.

Mereka harus ekstra waspada karena mengevaluasi buaya yang ditemukan di sekitar hutan bakau di Dusun Desa Desa Air Bini.

Tidak tanggung-tanggung, panjang buaya itu mencapai 2,5 meter.

Penggunaan kapal pompong milik warga harus dilakukan untuk memindahkan satwa yang dilindungi itu ke tempat penangkaran sementara di ibukota Kecamatan Siantan Selatan itu.

Proses evakuasi buaya itu dilakukan dari pukul 9 hingga pukul 4 sore.

"Evakuasi dilakukan dengan hati-hati serta penuh perhitungan matang. Karena salahsatu hewan buas," ujar Kapolres Anambas, AKBP Junoto Selasa (3/9/2019) sore.

Proses evakuasi pun dilakukan setelah mendapat informasi dari warga.

Mereka cukup khawatir keberadaan buaya di sekitar hutan bakau mendekat ke pemukiman warga di wilayah pesisir.

Tim kecil pun dibentuk. Sedikitnya 26 warga turun tangan membantu proses evakuasi buaya itu.

Di Anambas, keberadaan buaya ditemukan di sekitar Desa Genting Pulur, Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Meski dinilai warga tidak mengganggu, namun keberadaan buaya ini pernah melebar hingga ke arah Pantai Padang Melang, Kecamatan Jemaja sekitar pertengahan tahun lalu.

Anggota pun kembali berjibaku untuk mengevaluasi buaya ke tempat yang aman.

Jauh dari pemukiman penduduk.

"Buaya sementara ditempatkan di penangkaran sementara di Desa Air Bini," ungkapnya.(tribunbatam.id/septyanmuliarohman)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved