Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik 100 Persen, Sri Mulyani Diminta Bertanggung Jawab, Ingkar Sumpah

Bahkan Sri Mulyani juga dinilai sudah mengingkari sumpah jabatan yang mengatasnamakan Tuhan dan menafikkan kesetiaan terhadap republik.

Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik 100 Persen, Sri Mulyani Diminta Bertanggung Jawab, Ingkar Sumpah
Tribunnews
Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen Mulai 1 Januari 2020, Sri Mulyani Disalahkan, Begini Jawabannya 

#Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen, Sri Mulyani Diminta Bertanggung Jawab, Ingkar Sumpah

TRIBUNBATAM.id - Siap-siap iuran program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) BPJS Kesehatan akan naik.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan tak main-main sebesar 100 persen.

Pemerintah sudah membuat keputusan bulat kenaikan.

Kenaikan iuran BPJS Kesehatan tersebut untuk menutup defisit JKN.

Kenaikan ini akan dilakukan mulai 1 Januari 2020.

 

Salah satunya oleh Edi Mulyadi dalam salah satu tulisan di Kompasiana.

Bahkan Sri Mulyani juga dinilai sudah mengingkari sumpah jabatan yang mengatasnamakan Tuhan dan menafikkan kesetiaan terhadap republik.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Keuangan lewat Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Nufransa Wira Sakti, memberikan jawaban berbagai tuduhan yang mengarah ke Sri Mulyani.

Sebut BPJS Kesehatan Diambang Bangkrut, Bintang ILC Sherly Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota

Kenaikan Tarif BPJS, Jangan Memberatkan Masyarakat Tak Mampu, Jika Tidak Kembalikan Lagi ke Jamkesda

"Sri Mulyani Indrawati kembali ke Indonesia dengan meninggalkan gajinya yang puluhan kali lipat dari gaji yang diterima sebagai menteri sekarang ini," tulisnya dalam akun Facebook pribadinya, Jakarta, Minggu (8/9/2019).

"Begitu juga fasilitasnya, sangat jauh dari apa yang diberikan di Indonesia. Pengorbanan yang sangat besar demi cintanya kepada republik tempat tanah kelahirannya," sambungnya.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved