BATAM TERKINI

Beratkan Masyarakat, Buruh Sepakat Tolak Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan

Sejumlah organisasi buruh di Batam, menolak rencana pemerintah menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan karena bisa makin memberatkan beban masyarakat.

Beratkan Masyarakat, Buruh Sepakat Tolak Kenaikan Tarif BPJS Kesehatan
Tribunnews
Iuran BPJS Kesehatan Naik 100 Persen Mulai 1 Januari 2020 

TRIBUNBATAM.id,  BATAM - Sejumlah organisasi buruh di Batam, menolak rencana pemerintah menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan.

Panglima Garda Metal Federasi Serikat Pekerj Metal Indonesia (FSPMI) Suprapto mengatakan,  pemerintah harusnya mengkaji perekonomian masyarakat.

Apakah mampu atau tidak secara umum.

"Pemerintah kalau menaikkan tarif menganggap semua sudah mampu. Padahal kita tahu sendiri,  peningkatan perekonomian masyarakat belum baik. Masih iuran lama saja banyak yang tersendat. Nanti kalau dinaikan, menambah masalah baru. Ini yang kami tolak," kata Suprapto Selasa (10/9/2019).

Suprapto tidak menyalahkan BPJS Kesehatan dalam hal ini.

Tak Mau Disemprot Pasien, Direktur RSUD EF Batam Minta BPJS Kesehatan Sosialiasi Kenaikan Iuran

Karena menurutnya, BPJS Kesehatan hanyalah penyelenggara.

Pemerintah melalui Menteri Keuangan RI yang bertanggungjawab atas polemik kenaikan tarif.

"Karena pemerintah yang punya regulator. Menteri keuangan harusnya mengkaji soal ini. Tidak semaunya saja," kata Suprapto lagi.

Bagi Suprapto,  ketika terjadi kenaikan tarif BPJS Kesehatan,  ia yakin memantik persoalan baru bagi bangsa ini.

Sebab kata dia,  berdasarkan informasi yang diterima pihak buruh,  angka kenaikan cukup fantastis.

Halaman
123
Penulis: Leo Halawa
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved