Kabut Asap Mulai Selimuti Pulau Karimun, Warga Merasakan Pedih, Penerbangan ke Karimun Tertunda

Pulau Karimun Besar terlihat mendung akibat tertutup kabut asap. Begitu juga pulau-pulau tampak samar tertutup

Kabut Asap Mulai Selimuti Pulau Karimun, Warga Merasakan Pedih, Penerbangan ke Karimun Tertunda
TRIBUNBATAM.id/Elhadif Putra
Kabut asap menyamarkan pulau-pulau di sekitaran Pulau Karimun Besar. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kabut asap yang cukup tebal tebal menyelimuti Kabupaten Karimun, Selasa (10/9/2019).

Dari pantauan Tribunbatam.id, langit di Pulau Karimun Besar terlihat mendung akibat tertutup kabut asap. Begitu juga pulau-pulau yang tak jauh dari Tanjungbalai Karimun tampak samar tertutup kabut.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas IV Raja Haji Abdullah Tanjungbalai Karimun, Raden Eko Sarjono mengatakan dalam beberapa hari ini, kondisi kabut asap pada hari Selasa memang yang paling tebal.

BMKG Batam Sebut Tidak Ada Asap Kiriman Dari Riau ke Kepri, Karena Angin Mengarah ke Barat Laut

Siswa SMA Negeri 3 Karimun Beri Pesan Menjaga Kelestarian Lewat Tarian Dangkong Kesenian Asal Moro

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menambah Beban Masyarakat, Anggota Dewan Batam Kompak Menolak

"Dibanding bebeberapa hari ke belakang memang hari ini yang paling tebal," kata Eko.

Dijelaskan Eko, kabut asap yang ada di Karimun saat ini merupakan kiriman dari Kalimantan dan Sumatera. Sementara di Kabupaten Karimun tidak ada ditemukan hotspot atau titik api

"Pola angin saat ini memang membuatnya begitu (terjadinya kabut asap kiriman ke Karimun)," jelas Eko.

Meski jarak pandang belum terlalu berdampak terhadap pelayaran dan penerbangan, namun kondisi kabut asap sudah cukup mengganggu.

"Untuk pelayaran dan penerbangan belum terganggu. Hanya saja mungkin penerbangan ke Karimun menjadi tertunda sedikit karena dari Pekanbaru," ujarnya.

Kepada nelayan ataupun masyarakat yang beraktifitas di daratan, Eko mengimbau agar lebih waspada.

"Kalau keluar pakai kacamata dan masker. Karena sekarang mata sudah teras pedih," pesannya. (ayf)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Ucu Rahman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved