DEMO HONG KONG

Demo Hong Kong Makin Tak Terkendali, Pendemo Terlibat Perkelahian Jalanan dengan Warga

Memasuki bulan keempat, demo Hong Kong berubah menjadi bentrok sosial dan perkelahian jalanan karena pendemo mulai bentrok dengan warga.

Demo Hong Kong Makin Tak Terkendali, Pendemo Terlibat Perkelahian Jalanan dengan Warga
South China Morning Post
Seorang pria menjadi korban pengeroyokan pendemo anti-pemerintah di Hong Kong 

TRIBUNBATAM.ID, HONG KONG - Memasuki bulan keempat, demo Hong Kong berubah menjadi bentrok sosial karena pendemo mulai bentrok dengan warga.

Perkelahian jalanan antara pendemo dengan warga terjadi di sejumlah tempat di Hong Kong. Bahkan, wartawan yang meliput aksi tersebut juga ikut menjadi sasaran.

Di Wan Chai, seorang lelaki berusia 49 tahun terluka parah setelah diserang oleh pengunjuk rasa anti-pemerintah, Minggu (15/9/2019).

Baku pukul antara pendemo Hong Kong dengan warga juga terjadi di sejumlah tempat sehingga sejumlah orang dilaporkan terluka, menurut laporan South China Morning Post.

2 Pria Homo di Grebek Warga Karimun, Sempat Beredar Video Percintaan Pasangan Sejenis Ini

Puluhan Kota di Malaysia Dikepung Kabut Asap, Lima Terparah Termasuk Kantor Mahathir Putrajaya

Presiden Jokowi Teken PP Terkait Ex Officio, Kepala BP Batam Siap-Siap Balik Kandang

Bentrokan dan kekerasan terjadi sepanjang malam, Minggu, terutama di lingkungan North Point dan Fortress Hill.

Siang harinya, gelombang bentrokan antara pendemo dengan polisi juga terjadi di jalan-jalan Hong Kong.

Insiden terburuk terekam dalam video yang menjadi viral di media sosial menunjukkan seorang pria tak bersenjata mengenakan kemeja biru dan celana panjang diserang oleh gerombolan demonstran bertopeng berpakaian hitam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.30 sore di Gloucester Road, dekat persimpangan Marsh Road di Wan Chai.

Dalam video itu, setidaknya enam pemrotes terlihat menendang dada dan punggungnya, dan memukulnya dengan payung.

Pria itu terlihat berteriak dan berlutut, seolah menyerah, menutupi kepalanya dengan tangannya. Tetapi para penyerangnya terus menghujani dia dengan pukulan, disemangati oleh pendemo lain dengan bertepuk tangan.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved