Tak Terima Ditilang Polisi, Seorang Pria Bawa Golok Hingga Bakar Motor
MH yang tinggal di gang Kampung Pasir Gadung itu memang dikenal sebagai sosok yang temperamental.
"Saat itu saya sempat merampas golok yang dipegangnya, saya khawatir nanti dia tawuran," kata seorang tukang ojeg.
MH yang tinggal di gang Kampung Pasir Gadung itu memang dikenal sebagai sosok yang temperamental.
Warga sekitar sudah paham betul karakter MH.
Ia dikenal sebagai pria bertato. Bahkan, anak-anak di kawasan tersebut juga mengenal sosoknya.
MH tinggal bersama bibinya setelah kedua orangtuanya bercerai.
Ternyata, MH baru seminggu pulang dari bekerja sebagai buruh bangunan di Jakarta.
Bibi MH, Ai Nurjanah (39), mengatakan MH baru saja membeli motor bekas seminggu yang lalu setelah pulang dari Jakarta. MH lalu mempreteli motor bekas tersebut dan menambah beberapa variasi.
Sang bibi tak mengetahui alasan MH membakar motornya sendiri. Saat pulang ke rumah MH tak berkata sepatah katapun. Kepada bibinya, MH hanya pamit akan pergi ke Garut.
"Saya tahu dari kerabat saya juga, mengabarkan lewat telepon katanya MH telah membakar motornya di Ciranjang," kata Ai.
Ai mengatakan, orang tua MH sempat melarang untuk membeli motor. Apalagi motor tersebut bekas. Namun karena MH sudah terlanjur membeli orang tua hanya membiarkan saja.
"Motor yang ia bakar itu baru dibeli seminggu yang lalu, MH baru pulang bekerja di Jakarta sebagai buruh bangunan," ujar Ai.
Ia mengatakan, MH tinggal bersama dirinya setelah orangtuanya bercerai. Si mengatakan, MH memang dikenal sedikit temperamental. Warga pun sudah memaklumi karakternya.
"Ia memang sedikit temperamental, motornya baru beli saminggu lalu," kata Ai.
Ai mengatakan, ia sempat melihat MH mengamuk saat di rumah. Saat itu Si mencabut terminal listrik karena akan memasak nasi.
"Ia mengamuk merusak televisi," kata Ai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/17092019_pria-bawa-golok-dan-bakar-motor-karena-tak-terima-ditilang.jpg)