HEADLINE TRIBUNBATAM
Efek Kabut Asap dari Sumatera, 249 Ribu Siswa Kepri Harus Pulang Cepat
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menyebut angka ISPU itu sudah menunjukkan kondisi udara di Kepri sudah tidak sehat
Berdasarkan data dari Dapo Dikdasmen Kemendikbud, jumlah siswa di Kepri saat ini mencapai 249.337 orang.
Jumlah ini terdiri dari 124.383 siswa Sekolah Dasar (SD), 63.893 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), 40.487 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), 19.984 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan 590 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB). Jumlah siswa terbanyakada di Batam yakni sebanyak 139.489 siswa.
Dinas Kesehatan Kota Batam bahkan sudah merekomendasikan agar siswa dipulangkan lebih awal dari jadwalnya.
"Khusus hari ini (Rabu, red), kita rekomendasikan supaya siswa dipulangkan cepat saja," ujar Didi Kusmarjadi kepada Tribun.
Terkait rekomendasi Dinas Kesehatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Hendri Arulan menunggu arahan dari Wali Kota Batam.
Hendri mengatakan, jika sudah ada rekomendasi dari dinas terkait tentang pencemaran udara di Kota Batam maka pihaknya (Dinas Pendidikan) akan melaporkan kepada Walikota Batam.
"Kita akan tunggu arahan dari Bapak Wali Kota, apakah akan dipulangkan cepat atau diliburkan" Hendri melalui sambungan telepon, Rabu (18/9/2019).
Hendri mengatakan, rekomendasi dari Dinas Kesehatan terkait pencemaran udara itu belum disampaikan ke Dinas Pendidikan.
"Saya belum dapat surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan" ujar Hendri.
Sembari menunggu surat rekomendasi dari Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri menghimbau seluruh guru dan orangtua murid agar meminta siswa untuk mengurangi aktivitas yang tidak terlalu penting di luar ruangan.
"Kita telah menyampaikan himbauan kepada orangtua dan guru agar membekali anak didik dengan masker," ujar Hendri
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan, kebijakan meliburkan siswa di Batam, belum dirasa perlu saat ini karena jarak pandang masih bagus.
"Kalau diliburkan rasanya rugi. Jarak pandang di darat masih ok," kata Amsakar, usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Batam, Rabu (18/9) di Batam Center, Batam, Kepri.
Untuk siswa sekolah, sementara ini Pemko Batam mengambil kebijakan agar Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menyiapkan masker.
"Sudah kita sampaikan ke Sekretaris Disdik, Andi Agung untuk menyiapkan masker," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-19-sep-2019.jpg)