HEADLINE TRIBUNBATAM

Efek Kabut Asap dari Sumatera, 249 Ribu Siswa Kepri Harus Pulang Cepat

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menyebut angka ISPU itu sudah menunjukkan kondisi udara di Kepri sudah tidak sehat

Efek Kabut Asap dari Sumatera, 249 Ribu Siswa Kepri Harus Pulang Cepat
wahyu
halaman 01 TB 

Efek Kabut Asap dari Sumatera, 249 Ribu Siswa Kepri Harus Pulang Cepat

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kabut asap dari Sumatera makin pekat menyelimuti wilayah Kepulauan Riau dalam beberapa terakhir.

Namun, kondisi kabut di Kepri, Rabu (18/9/2019) sudah dalam kondisi tidak sehat. Indeks standar pencemaran udara (ISPU) di Kepri pada Rabu kemarin sempat mencapai angka 117 hingga 226 lalu turun ke angka 114.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menyebut angka ISPU itu sudah menunjukkan kondisi udara di Kepri sudah tidak sehat dan minta warga mengurangi aktifitas di luar ruangan.

Tjetjep Yudiana menyampaikan pesan itu saat mendampingi Plt Gubernur Kepri Isdianto dalam jumpa pers di Gedung Graha Kepri terkait situasi kabut asap di Kepri.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto meminta warga Kepri baik di Batam, Tanjungpinang, Bintan dan daerah lain di Kepulauan Riau, untuk mengurangi aktifitas di luar rumah.

"Kalau pun harus beraktivitas, gunakan masker," kata Isdianto.

Sebelum membuka konferensi pers, Isdianto mengeluhkan kondisi udara di Batam yang dipenuhi asap.

Kondisi Udara di Tambelan Memburuk Akibat Asap Kiriman, Sekolah Diliburkan

Diadang Kabut Asap, Begini Kronologis Kandasnya SB Bintang Rizki 99 dari Tanjungbalai Karimun

"Sudah sangat meresahkan ini," katanya sambil terbatuk-batuk dan meminta air minuman kepada staf Pemerintah Provinsi Kepri.

Ia mengatakan, beberapa hari lalu dirinya bersama Presiden Jokowi juga telah melakukan rapat koordinasi terkait bencana karhutla yang terjadi hampir setiap tahun.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved