BATAM TERKINI

MUDAH! Kini Urus Izin Lahan di Batam Cukup Pakai Aplikasi LMS Online, Begini Caranya

Bagi masyarakat yang ingin mengurus izin lahan, kini pengajuan permohonan lahan dapat diakses melalui sistem Land Management System online.

MUDAH! Kini Urus Izin Lahan di Batam Cukup Pakai Aplikasi LMS Online, Begini Caranya
TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO DA NUGROHO
Suasana pelayanan di Klinik Berusaha di Mal Pelayanan Publik, Batam, Jumat (1/2/2019). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Badan Pengusahaan (BP) Batam selalu berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan dalam pelayanan permohonan izin lahan.

Hal ini agar dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman dan pemanfaatan teknologi informasi.

Bagi masyarakat yang ingin mengurus izin lahan, kini pengajuan permohonan dokumen lahan dapat diakses melalui sistem Land Management System (LMS) online.

LMS online merupakan aplikasi yang ada di Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam.

Dengan aplikasi ini, harapannya pengurusan izin dokumen lahan masyarakat dapat lebih cepat, mudah, transparan dan akuntabel.

Kepala Kantor Pengelolaan Lahan BP Batam, Imam Bachroni, melalui Kepala Bagian Administrasi dan Informasi Lahan, Yarmanis mengatakan, sebelum LMS online, sudah ada sistem pendahulunya, Batam Single Window (BSW).

"Namun seiring penggunaannya, kami menangkap kebutuhan user yang tidak terakomodir dalam BSW," kata Yarmanis dalam rilis Humas BP Batam yang diterima Tribun, Kamis (19/9/2019).

Makanya dikembangkan sistem LMS online. Tujuannya untuk menjawab keluhan pengguna.

Tinjau Lahan dan Aset, Kepala BP Batam Perintahkan Pasang Plang Ancaman Pidana Bagi Pelanggar

Dinding Banyak Retak, BP Batam Habiskan Rp 6,4 Miliar Untuk Menambal Terowongan Pelita

BP Batam Promosikan Keunggulan Batam di Beijing, Sebut KPBPB Batam Wilayah dengan Jutaan Peluang

Dijelaskan, pengguna LMS online dibagi menjadi tiga. Yaitu pengembang (developer), notaris, dan individu.

Jika dulu saat penggunaan BSW developer harus berulangkali mengunggah dokumennya ketika mengajukan dokumen pecah Penetapan Lokasi (PL) atau Izin Peralihan Hak (IPH) yang jumlahnya ratusan, kini pemohon cukup mengunggah sekali, namun pengajuannya bisa dilakukan berulang-ulang.

Halaman
123
Penulis: Dewi Haryati
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved