Selasa, 19 Mei 2026

BATAM TERKINI

Berpakaian Polisi, Begini Cara 47 Penjahat Siber Peras Warga Taiwan dan China dari Batam

Meski bermarkas di Batam, namun 47 WNA tersebut membidik warga negara asal para pelaku sebagai sasaran tembak penipuan.

Tayang:
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Ekspose Kasus Penipuan Oleh WNA Asing di Polresata Barelang 

Sebelum terjun dalam dunia tipu-tipu ini, para pelaku ternyata di Training terlebug dahulu ileh Cj alias AL.

Setelah semuanya selesai dan memahami cara kerja, barulah mereka dilepas dan diberikan fasilitas pekerjaan untuk melakukan penipuan.

Buronan Interpol

Dua orang polisi utusan Konsulat Taiwan datang ke Indonesia setelah mengetahui warganya yang ditangkap polisi terkait kasus penipuan di Kota Batam.

Namun sayang, kedua orang ini tidak bersedia diwawancarai media. 

"Ya mereka datang hasil kerja sama kami dan Imigrasi. Ini kan warga mereka, makanya mereka lihat ke sini," kata Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan membenarkan.

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan Imigrasi Kelas I TPI Khusus Batam Riang Satiawan mengatakan, 47 pelaku kejahatan siber itu kemungkinan akan dideportasi ke negara asal Taiwan dan Cina.

 Found Dead! An Employee of Anambas District Government Suspected of Committing Suicide

 Polisi Ungkap Modus Orang Asing Lakukan Penipuan di Batam, Pakai Seragam Polisi Untuk Video Call

"Nanti kami bersama kepolisian akan membicarakan dulu. Apakah ada pasal yang menjerat mereka atau bagaimana. Jika tak ada ya dideportasi," katanya.

Riang mengatakan, 47 WNA itu melakukan kejahatan di negara mereka. Dan di Indonesia tidak ada yang menjadi korban hingga saat ini.

Ternyata, 47 WNA tersebut merupakan buronan interpol.

"Jadi kejahatan mereka dilakukan di negara masing-masing. Atas kerja sama interpol dan di sini mereka ditangkap. Kalau untuk kejahatan yang dilakukan di sini, sejauh amatan kami belum ada. Makanya kami juga nanti koordinasi dengan polisi. Karena yang berhak menyelidiki itu polisi. Kami dari sisi keimigrasian saja," jelas Riang.

Imigrasi Bantah Kecolongan.

 Penangkapan 47 pelaku kejahatan siber di Batam Rabu (18/9/2019) dilakukan polisi di dua ruko.

Kabid Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kelas I Khusus Batam Yukatsih mengatakan, para pelaku ini masuk secara bertahap di Batam.

Selain itu menurut Yukatsih mereka semua tidak langsung masuk ke Batam, melainkan melalui Jakarta.

"Jadi tidak ramai-ramai datangnya. Sehingga agak sulit deteksi. Tetapi tim kami juga monitor. Selain itu, setiap WNA yang masuk tetap cap paspor. Tetapi kalau masuknya via Jakarta cop di Jakarta, " ujar Yukatsih saat diwawancarai di Mapolresta Barelang.

 Polisi Ungkap Modus Orang Asing Lakukan Penipuan di Batam, Pakai Seragam Polisi Untuk Video Call

Penangkapan 47 pelaku kejahatan siber di Batam Rabu (18/9/2019)  di dua ruko di Batam
Penangkapan 47 pelaku kejahatan siber di Batam Rabu (18/9/2019) di dua ruko di Batam (TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING)

 Polisi Ungkap Modus Orang Asing Lakukan Penipuan di Batam, Pakai Seragam Polisi Untuk Video Call

Dikatakan apakah dalam hal ini Imigrasi Kecolongan?. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved