BATAM TERKINI

Ruko Tempat WNA Lakukan Tindak Kejatahatan Itu Memang Misterius, Kapolres Mengaku Kesulitan Melacak

Sebanyak 47 Warga Negara Asing (WNA) yang diamankan Jatanras Reskrim Polresta Barelang di Komplek Ruko Grand Orchid dan Komplek Niaga Mas Sukajadi hin

Ruko Tempat WNA Lakukan Tindak Kejatahatan Itu Memang Misterius, Kapolres Mengaku Kesulitan Melacak
TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN HAMAPU
Ruko Taman Sukajadi Blok K Nomor 06 -07 Batam Center Kota Batam yang dijadikan tempat tinggal puluhan WNA untuk melakukan tindak kejahatan intetrnasional 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 47 Warga Negara Asing (WNA) yang diamankan Jatanras Reskrim Polresta Barelang di Komplek Ruko Grand Orchid dan Komplek Niaga Mas Sukajadi hingga kini menyisahkan misteri.

Bagaimana tidak, Ruko yang dihuni puluhan WNA itu belum berhasil diketahui siapa pemilik dan penyewanya.

Kebingungan itu diungkapkan Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo kepada Tribunbatam.id, Jumat (20/09/2019).

“Ruko itu memang misterius, saya pun bingung. Bisakan ada puluhan orang tinggal di dalam namun tidak terdeteksi,” ucap Kapolres.

Ini Penampakan Ruko Tempat Puluhan WNA Lakukan Kejahatan Internasional yang Diamankan Polisi

Pekerjakan 47 Penipu, Cj Harus Keluarkan Rp 100 Juta Perbulan Untuk WNA

Kendalikan Penipuan Lewat Batam, 47 WNA China dan Taiwan Wajib Ikut Training Untuk Lakukan Kejahatan

TERUNGKAP, 47 WNA China dan Taiwan Pelaku Penipuan di Batam Ternyata Buronan Interpol

Bahkan mereka berhasil mengelabuhi petugas security yang berjaga.

Sebagaimana penuturan petugas sekuriti, Komplek Ruko Grand Orchid.

“Disini saya jadi sekuriti sudah bertahun-tahun, dan bolak balik patroli pagi, siang dan malam namun sama sekali tidak perna ada aktivitas diruko itu,”ujarannya.

Tidak diketahui siapa dalang dibalik hal tersebut. Namun petugas sekuriti mengakui kaget atas ruko yang tidak pernah ada aktivitas itu.

Akibat perbuatan yang misterius itu pihak Kepolisan pun bingung untuk mengenakan pasal pidana kejahatan.

“Sementara saat ini para korbannya ada di negara China. Terkait berapa banyak korban dan kerugian pun kita sulit melacaknya. Mereka hanya memangsa warga China, warga negara kita belum ada,” tutup Kapolres. (tribunbatam.id/beres lumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Zabur Anjasfianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved