Kabut Masih Selimuti Pesisir Pulau Batam, Belasan Anak Ini Diserang Batuk

Kiriman kabut asap tak kunjung usai, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah terus menerus selimuti Pulau Dapur 6, Kelurahan Galang Ba

Kabut Masih Selimuti Pesisir Pulau Batam, Belasan Anak Ini Diserang Batuk
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Butet bersama anaknya yang terkulai lemas akibat asap terus menyelimuti tempat tinggal yang mereka huni. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kiriman kabut asap tak kunjung usai, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa daerah terus menerus selimuti Pulau Dapur 6, Kelurahan Galang Batam, Senin (23/09/2019).

Kabut asap itu terlihat jelas di beberapa sudut pulau dari jembatan 6 Galang hingga pulau Dapur enam.

Akibatnya, belasan anak yang tinggal di Pulau Dapur 6, Galang Batam ini harus menahan sesaknya dahaga.

Sesekali mereka tampak, mengenduskan batuk. Terlihat badannya lemas terkulai dan tidak berdaya.

Jelang Madura United vs Persela Lamongan, Slamet Nurcahyo Ingin Laskar Sape Kerrab Bangkit

Agus Wibowo Resmi Jabat Ketua DPRD Kabupaten Bintan Saya Siap Majukan Kabupaten Bintan

Sala satu orang tua warga pulau Dapur 6, Butat mengatakan kabut asap beberapa hari terakhir terus menyelimuti tempat tinggal mereka.

"Sudah beberapa hari ini batuk anak-anak tak sembuh sembuh, mungkin ini karena asap. Sebab kemarin belum ada asap anak-anak kami sehat sehat aj," ucap Butat kepada Tribun, Senin (23/09/2019).

Akibat anak-anak sakit, Butat mengaku kebingungan untuk mengobatinya lantaran sulit untuk mendapatkan obat di pulau tersebut, sedikitnya mereka harus keluar pulau.

Pantauan Tribunbatam.id, pulau yang dihuni puluhan warga ini jauh dari kata penerangan mereka jauh tertinggal dari kehidupan kota, bagai laksana di ujung negeri.

Pengalaman Relawan Singapura Ikut Padamkan Api di Lahan Gambut: Kita Seperti Tak Melakukan Apa-apa

Hasil Liga 1 2019 - Gol Wawan Bawa Laga Badak Lampung FC vs Tira Persikabo Berakhir Imbang

Bahkan untuk seseorang dapat sampai ke pulau itu harus menempuh perjalanan darat selama satu jam, kemudian dilanjutkan perjalanan laut dengan jarak tempuh satu jam.

Diperkirakan, kabut asap di pulau Dapur 6 ini sudah hampir tiga minggu, bahkan aktivitas nelayan pun harus tertunda untuk melaut.(Tribunbatam.id/Beres Lumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved