Incar Klaim Asuransi Rp 37,7 Miliar, Pria Ini Berkomplot Palsukan Kematian Ibu Kandung

ntuk menyelesaikan masalah keuangannya, seorang lelaki di Singapura berkomplot dengan ibunya memalsukan kematian untuk mendapatkan klaim asuransi

Incar Klaim Asuransi Rp 37,7 Miliar, Pria Ini Berkomplot Palsukan Kematian Ibu Kandung
dok_Google_ST_
Abraham Rock (38), warga Singapura, yang berkomplot untuk memalsukan kematian ibu kandung, demi mendapat klaim asuransi dari pemerintah Singapura. 

Paman dan dua sepupunya membantu dalam pengadaan dokumen palsu yang diperlukan untuk mengesahkan kematian Talat.

Rock membeli dua polis asuransi Great Eastern tambahan dan dua rencana asuransi perjalanan tahunan dari MSIG dan AXA untuk ibunya.

Sang ibu setuju untuk mengambil bagian dalam rencana itu dan Rock membuat pengaturan perjalanan pulang pergi untuk mereka berdua ke Islamabad, Pakistan, pada tanggal 29 Juni 2018.

Rock adalah WN Singapura, sedangkan ibunya lahir di Pakistan dan menjadi warga negara Singapura yang dinaturalisasi setelah menikah di sini.

Di Islamabad, Rock memperoleh dokumen palsu dari pamannya dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris untuk digunakan sebagai klaim asuransi di Singapura.

Ia kemudian kembali ke Singapura sendirian.

Pada 16 Jul 2018, Rock pergi ke Kantor Imigrasi dan Pos Pemeriksaan (ICA) untuk melaporkan bahwa ibunya meninggal dalam kecelakaan di sepanjang Ring Road dekat Jembatan Kohat di Peshawar, 5 Juli 2018.

Dia memberikan dokumen pendukung dari Pakistan, termasuk laporan polisi, laporan medis dan sertifikat kematian yang semuanya palsu, serta dokumen kependudukan ibunya.

Mengandalkan informasi yang salah, seorang perwira ICA mengubah status kehidupan Talat menjadi "meninggal" di Sistem Identifikasi dan Registrasi Pusat.

Rock kemudian mengajukan permohonan kepada Dewan CPF untuk menarik uang dari akun CPF ibunya, dan dewan mengirimkan sejumlah S $ 80.331 ke Rekening POSB milik Rock pada 5 September 2018.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved