Incar Klaim Asuransi Rp 37,7 Miliar, Pria Ini Berkomplot Palsukan Kematian Ibu Kandung

ntuk menyelesaikan masalah keuangannya, seorang lelaki di Singapura berkomplot dengan ibunya memalsukan kematian untuk mendapatkan klaim asuransi

Incar Klaim Asuransi Rp 37,7 Miliar, Pria Ini Berkomplot Palsukan Kematian Ibu Kandung
dok_Google_ST_
Abraham Rock (38), warga Singapura, yang berkomplot untuk memalsukan kematian ibu kandung, demi mendapat klaim asuransi dari pemerintah Singapura. 

TRIBUNBATAM.ID, SINGAPURA - Untuk menyelesaikan masalah keuangan, seorang lelaki di Singapura berkomplot sekaligus memalsukan kematian ibunya untuk mendapatkan klaim asuransi dan Dewan Dana Penyedia Pusat atau Central Provident Fund (CPF) Singapore.

Abraham Rock (36), memanipulasi klaim asuransi kecelakaan ibu kandungnya untuk mendapat dana sekitar Sin $ 3,77 juta atau setara Rp 37,7 miliar.

Dalam dokumen klaim, si anak merekayasa kematian ibunya dalam sebuah insiden lalulintas di Pakistan.

Atas klaim ini, Dewan CPF, jaminan sosial di Singapura, sudah membayar sekitar129,3 juta Dolar Singapura.

Atas kejahatannya, Rock divonis 3 tahun dan 10 bulan penjara. Sementara ibunya, Talat Farman (54) dipenjara 13 bulan.

Demikian dilansir TribunBatam.id dari Channel News Asia,  Kamis (26/9/2019).

Di persidangan, Rock terbukti menghadapi kesulitan keuangan di tahun 2017. Dia lalu ia menyusun skenario penipuan ke pihak perusahaan asuransi dan lembaga dana talangan dana milik pemerintah.

Sebelum beraksi, dia meneliti tentang polis asuransi mana yang memberikan pembayaran tertinggi setelah orang yang diasuransikan meninggal.

Xiaomi Kenalkan Mi 9 Pro 5G dengan Wireless Charging Super Cepat

Supir Taksi Online Ditahan, Massa Penuhi Bundaran Bandara Hang Nadim Batam

Walikota Batam Besok Dilantik Sebagai Ex Officio, Kadin Batam Malah Minta Pelantikan Ditunda

Rock kemudian mendiskusikan rencana ini dengan pamannya, Sheikh Muhammad Kamran.

Rencananya adalah memalsukan kematian ibunya dalam kecelakaan untuk menggandakan cakupan manfaat kematian melibatkan penggunaan transportasi umum.

Halaman
1234
Penulis: Alfian Zainal
Editor: Alfian Zainal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved