BP Batam Tak Pernah Keluarkan Izin Kavling Di Tahun 2016, Kepala BP Batam Akan Rapat Dengan Deputi

Penyalahgunaan Hutan lindung oleh beberapa oknum dan dibuat kavling Siap Bangun lalu di jual untuk masyarakat Kota Batam yang ingin membangun

BP Batam Tak Pernah Keluarkan Izin Kavling Di Tahun 2016, Kepala BP Batam Akan Rapat Dengan Deputi
wahyu
ex officio 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Penyalahgunaan Hutan lindung oleh beberapa oknum dan dibuat kavling Siap Bangun lalu di jual untuk masyarakat Kota Batam yang ingin membangun rumah sendiri.

Dimana pada pemberitaan Sebelum nya BP Batam menegaskan Bahwa pada akhir 2016 lalu tidak pernah mengeluarkan ijin terkait kavling siap Bangun yang ada di wilayah kota Batam

Saat di konfirmasi terkait beberapa KSB yang bermasalah kepala BP Batam Muhammad Rudi mengungkapkan bahwa hari Senin mendatang akan di rapatkan bersam deputi terkait.

Kadin Batam Lapor ke Ombudsman, Sebut Nota Ditjen Bea Cukai Beratkan Pengusaha

Kasus Suap Izin Reklamasi di Provinsi Kepri, Sidang Perdana Abu Bakar Ditunda

"Kan hari Senin kita rapat, karena semua deputi akan lengkap, kita akan dudukan agar direktur pengamanan bisa difungsikan betul, supaya lahan lahan yang belum dialokasikan BP Batam agar dijaga betul supaya pembangunan pembangunan liar selama ini tidak terjadi lagi" ujar Rudi pada Kamis (3/10/2019).

Saat disinggung masalah hutan lindung yang dialokasikan sepihak oleh beberapa oknum Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengungkapkan bahwa hal tersebut akan di dudukan.

" Mau dudukan masalah itu, oleh kementerian kehutanan sendiri hutan lindung nya nggak dipagari tak mungkin Petugas kita dari BP bisa mengingat semua mana titik koordinat batas antara hutan lindung atau daerah terlarang atau yang tidak" ujar Rudi.

Rudi juga mengungkapkan pihaknya dalam waktu dekat akan mengundang Kementrian kehutanan yang ada di provinsi Kepri untuk mengatasi mama batas hutan lindung .

" saya akan undang perwakilan Kementrian kehutanan yang ada di provinsi Kepri segara duduk bersama agar batas antara hutan lindung dan tidak Jelas, Sehingga dalam pelaksanaan lapangan petugas tau mana hutan lindung mana yang bukan" ujar Rudi.(TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved