Pernyataan Palsu Tak Pernah Berhubungan Intim, Pria Ini Ketahuan Positif HIV, Setelah Donorkan Darah

Berbohong terkait riwayat seksual ketika melakukan donor darah merupakan suatu kejahatan serius.

Pernyataan Palsu Tak Pernah Berhubungan Intim, Pria Ini Ketahuan Positif HIV, Setelah Donorkan Darah
Ilustrasi oleh Pixabay
Seorang pria di Singapura donorkan darah yang terinfeksi HIV karena buat pernyataan palsu terkait riwayat seksualnya 

TRIBUNBATAM.id - Berbohong terkait riwayat seksual ketika melakukan donor darah merupakan suatu kejahatan serius.

Seorang pria berusia 35 tahun telah mendonorkan darahnya yang diduga terinfeksi virus HIV.

Pria asal Singapura tersebut membuat pernyataan palsu ketika ia mengisi formulir sebelum menyumbangkan darah.

Dalam formulir pernyataan kesehatan yang harus diisi sebelum melakukan donor, pria tersebut menjawab 'tidak' untuk dua pertanyaan berikut.

Donatur pria: Pernahkah anda melakukan aktivitas seksual dengan pria lain?

Sudahkah anda melakukan aktivitas seksual dengan seseorang yang anda kenal kurang dari enam bulan dalam setahun terakhir?

Selama 3 Dekade, Wanita Cantik Ini Tak Sadar Dirinya Punya Kelamin Ganda

Selamat Hari Guru Sedunia! Simak 5 Film Tentang Kisah Guru Inspiratif yang Ditonton

 

Dia kemudian menyatakan bahwa jawabannya adalah sesuai dengan keadaannya.

Setelah menyelesaikan kuesioner, seorang petugas medis bertanya kepadanya dan mengatakan kepada pria itu bahwa ia dapat dituntut jika melanggar dengan memberikan jawaban yang salah atau tidak sesuai.

Setelah ia melakukan donor darah sebanyak lima kali, ditemukan darahnya terinfeksi HIV.

Saat melakukan tes darah, ia dinyatakan negatif HIV.

Halaman
12
Editor: Rio Batubara
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved