BATAM TERKINI

32 WNA Penjahat Siber Dipulangkan, 15 WNA Tunggu Proses Hukum, Polisi Batam Buru Dalang Kejahatan

Sebanyak 32 dari 47 WNA asal China dan Taiwan yang terlibat kejahatan siber di Batam sudah dipulangkan sedangkan 15 lainnya masih diproses hukum.

32 WNA Penjahat Siber Dipulangkan, 15 WNA Tunggu Proses Hukum, Polisi Batam Buru Dalang Kejahatan
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Penangkapan 47 pelaku kejahatan siber di Batam Rabu (18/9/2019) di dua ruko di Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sebanyak 32 dari 47 orang Warga Negara Asing (WNA) asal China dan Taiwan yang berhasil mengecoh instansi Dirjen Keimigrasian Indonesia telah menghirup udara segar di kampung halamannya.

Beberapa waktu lalu mereka telah dipulangkan tanpa sanksi oleh Kantor Imigrasi Kelas 1 Khusus Batam. Namun berbeda dengan 15 WNA yang kini masih mendekam di rumah Detensi Imigrasi Batam.

Kepala Kantor Imigrasi kelas 1 khusus Batam, Agung Lucky, Senin (7/10/2019) mengatakan 15 orang WNA itu sudah menyandang status sebagai tersangka.

"Ya betul, 15 orang itu sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan akan segera kita limpahkan ke pengadilan," ucapnya melalui sambungan seluler.

Sementara, untuk pelaku Tatok yang merupakan otak pelaku yang mengendalikan aktivitas puluhan WNA di Batam, kata Agung, pihaknya masih terus memburu keberadaannya.

"Kita sedang berkoordinasi dengan kejaksaan dan teman-teman Polresta Barelang," ujarnya.

MISTERIUS! Siapa Translater Yang Fasilitasi CJ dan WNA Pelaku Kejahatan Siber? Ini Penjelasan Polisi

Diketahui Tatok merupakan rekan tersangka Chen Yen Ju alias Along yang menjadi dalang dibalik sindikat kejahatan cyber internasional itu.

Hal yang sama diungkapkan Kepala Seksi Penindakan Imigrasi kelas 1 khusus Batam, Ryan mengatakan pihaknya kesulitan melacak keberadaan pelaku Tatok.

"Dari keterangan puluhan WNA itu bahwa mereka dikendalikan Chen Yen bersama Tatok. Namun Tatok melarikan diri dan nama itu merupakan nama samaran. Akibatnya kita sulit mendeteksi si Tatok itu," ujar Ryan menerangkan.

Sementara Kapolresta Barelang, AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo saat dihubungi menjawab tidak mengetahui. (tribunbatam.id/beres lumbantobing)

Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved