BATAM TERKINI
Beralih Pertamax karena Tak Ada Premium, Pendapatan Driver Ojek di Batam Turun
Kesulitan mendapatkan BBM jenis pertalite dan premium, ikut dirasakan driver ojek online sebab menyebabkan pendapatan para driver turun.
Namun, saat BBM bersubsidi jenis Premium masih tersedia di SPBU ini, langsung dimanfaatkan sejumlah pengendara mengisi penuh tangki kendaraannya.
Seperti pengakuan seorang pengendara, Aji, yang mengaku sudah hampir satu minggu lebih kendaraan miliknya terpaksa diisi BBM nonsubsidi
"Mumpung ada premium, langsung diisi full tank, mas," kata Aji.
Antrian yang semula panjang bahkan mendekati jalan Raja Isa di SPBU 14.294.718 langsung sepi saat petugas SPBU memberitahukan pengendara premium sudah habis.
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium sering dirasakan masyarakat Kota, apalagi beberapa waktu lalu sempat kosong, belakangan juga terjadi untuk BBM jenis pertalite.
Kuota BBM bersubsidi jenis premium di Kepulauan Riau (Kepri) dalam Sehari dialokasikan Pertamina sebesar 774 Kilo liter (KL)/ harinya sedangkan untuk penyaluran yang dilakukan sebesar 816 KL/harinya.
Tidak semua jual premium
Jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Batam ada sebanyak 39 unit. Dari data yang diberikan Pertamina, hanya sebanyak 3 SPBU yang sudah tidak menjual BBM jenis premium.
Tiga SPBU yang tidak menjual BBM jenis premium adalah SPBU BCS yang beralamat Jalan Bunga Raya, Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau tepat berada di samping Mall BCS, SPBU Sei Ladi yang beralamat di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau dan SPBU Plamo Garden yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Taman Baloi, Kec. Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Sisanya masih menyediakan BBM jenis premium bersubsidi. (ian/leo/arg/bob)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2982019_gojek.jpg)