BATAM TERKINI
Walikota Batam HM Rudi Minta Warga Batam Gunakan BBM Non-Subsidi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak warga Batam beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk kendaraannya.
Pada kesempatan itu, Awan mengatakan, sangat menyayangkan masih banyak mobil mewah yang menggunakan premium, padahal mereka mampu membeli kendaraan mewah.
"Kita ingin mengedukasi masyarakat, melalui forum ini bantu kami mengedukasi agar warga yang mampu beralih menggunakan BBM non-subsidi," katanya.
Awan mengatakan, sebagian masyarakat sudah beralih menggunakan Pertalite.
Awan Raharjo membantah pihaknya tidak mendistribusikan premium, sejauh ini Pertamina masih menyalurkan BBM bersubsidi premium berdasarkan kuota yang sudah ditentukan.
"Jika dikatakan tidak lagi mendistribusikan Premium itu tidak benar. Tapi, memang Pertamina wajib mengedukasi masyarakat tentang penggunaan bahan bakar yang lebih baik lagi," ujar Awan usai RDP, Kamis (10/10/2019).
Awan mengatakan, oktan di premium itu berada diangka 88 dan itu merupakan oktan terendah yang akan berpengaruh pada pembakaran yang tidak sempurna dan bisa berdampak pada mesin kendaraan seperti "menggelitik' atau 'nocking'.
Pada tahap tertentu bisa mengakibatkan kerusakan di mesin kendaraan.
Kedua, lanjut Awan, pembakaran oktan 88 tidak sempurna dan menimbulkan emisi kendaraan yang lebih besar. Sangat berbahaya terhadap lingkungan atau polusi.
"Karena itu, Pertamina mengajak masyarakat menggunakan bahan bakar yang berkualitas. Alhamdulillah, kami didukung Wali Kota Batam dan DPRD Batam," kata Awan.
"Saya yakin, saat ini sudah tidak ada lagi kendaraan yang dikeluarkan pabrikan yang merekomendasikan menggunakan BBM beroktan di bawah 90," katanya.
Melalui RDP itu, Awan berharap DPRD Kota Batam mendorong masyarakat Batam menggunakan BBM berkualitas, dan Pertamina akan menambah fasilitasnya.
Salah satunya dengan pendistribusian pertalite sesuai tren kenaikannya.
"Sebagai langkah awal, mulai hari ini, depot BBM kita di Kabil akan menyalurkan pertalite pada hari Minggu. Sebagai salah satu cara memenuhi kebutuhan pertalite yang semakin banyak digunakan," tutur Awan.
Awan mengatakan, Pertamina akan menyiapkan kuota semaksimal mungkin. Saat ini konsumsinya di Batam mencapai 400 Kiloliter (KL) per hari.
"Kami akan menambah waktu penyaluran yang tadinya 6 kali dalam seminggu menjadi 7 kali dalam seminggu. Apabila ada peningkatan dari jumlah itu kami akan terus penuhi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hm-rudi-walikota-batam-bahas-kampung-tua.jpg)