BATAM TERKINI
Walikota Batam HM Rudi Minta Warga Batam Gunakan BBM Non-Subsidi
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak warga Batam beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk kendaraannya.
HM Rudi Minta Warga Batam Gunakan BBM Non-Subsidi
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak warga Batam beralih menggunakan bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi untuk kendaraannya.
Pesan itu disampaikan setelah bertemu pihak Pertamina terkait kesulitan warga mendapatkan BBM jenis premium beberapa hari terakhir.
"Tadi malam sudah saya panggil kepala Pertamina," kata Rudi kepada wartawan di Hotel Best Western Premier (BWP) Panbil, di Jalan Ahmad Yani, Mukakuning, Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (10/10/2019).
Rudi mengatakan, dalam pertemuan dengan pimpinan Pertamina ia sudah menanyakan persoalan yang terjadi.
Dari pertemuan itu, ia menyimpulkan saat ini ada upaya transformasi dari Pertamina agar masyarakat beralih menggunakan BBM Premium ke non-subsidi seperti Pertalite dan Pertamax.
Ketersediaan BBMnon-subsidi dijamin Pertamina tidak ada masalah.
• Beralih Pertamax karena Tak Ada Premium, Pendapatan Driver Ojek di Batam Turun
• SPBU di Batam Ini Tak Lagi Menjual Bensin (Premium), Cek Daftarnya di Sini
HM Rudi mengatakan, setiap tahun Pertamina memang melakukan pengurangan kuota untuk BBM bersubsidi. "Kalau semua kita mengejar (BBM) bersubsidi, maka terjadilah kelangkaan," ujarnya.
"Mudah-mudahan masyarakat Batam membeli BBM yang non-subsidi, dan itu tidak akan pernah kurang," kata Rudi yang kini juga menjabat sebagai Kepala BP Batam ini.
Terkait antrean panjang pengisian BBM bersubsidi dan banyaknya ditemukan SPBU yang tidak menjual BBM bersubsidi dalam beberapa hari terakhir, disebabkan karena Pertamina mengurangi kuota BBM bersubsidi dengan harapan warga beralih ke BBM non-subsidi.
Dalam acara rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kota Batam, Kamis (10/10) Marketing Branch Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I Kepri, Awan Raharjo mengatakan untuk solar memang pihaknya melakukan penurunan kuota.
"Kuota (solar) ini turun dengan harapan terjadi migrasi dari BBM bersubsidi yang menjadi beban negara. Negara berharap subsidi ini berkurang dan warga pindah menggunakan BBM nonsubsidi. Premium ini sangat terkait dengan pertumbuhan ekonomi," katanya dalam RDP yang digelar Komisi II DPRD Kota Batam.
RDP menghadirkan PT Pertamina dan Disperindag Kota Batam, Kamis (10/10) siang.
Pertemuan ini membahas perihal kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Batam.
RDP dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Edward Brando dan dihadiri Sekretaris Komisi II DPRD Kota Batam, Yunus Muda, beberapa Anggota Dewan lainnya, Putra Yustisi Respaty, Hendra Asman, Mulia Rindo Purba, Sahat Tambunan, Hendrik, Leo Anggra Putra.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/hm-rudi-walikota-batam-bahas-kampung-tua.jpg)