Istri Komentari Wiranto di Facebook, Jabatan Tiga Anggota TNI Dicopot, Salah Satunya Pangkat Dandim

Gara-gara Istri Komentari Wiranto di Medsos, Tiga Anggota TNI Dicopot, Satu Berpangkat Dandim.

Istri Komentari Wiranto di Facebook, Jabatan Tiga Anggota TNI Dicopot, Salah Satunya Pangkat Dandim
FACEBOOK/FS-tni-au.mil.id
Gara-gara Istri Fitnah Wiranto di Medsos, Tiga Anggota TNI Dicopot, Satu Berpangkat Dandim 

TRIBUNBATAM.id - Tiga personel TNI dicopot dari keanggotannya, yakni dua dari TNI AD dan satu dari TNI AU.

Ketiganya dicopot lantaran unggahan sang istri yang bermuatan negatif di media sosial terkait insiden penikaman Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandeglang Banten, Kamis (10/10/2019).

Dua personel TNI AD yang dicopot yakni Kolonel Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi (HS) dan Sersan Z.

 

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) 1417/Kendari.

 Unggah Konten Negatif Soal Wiranto, Dua Istri Prajurit TNI Dipolisikan, Dandim Kendari Dicopot

 Reaksi Arteria Dahlan saat Pernyataannya Dipotong Mahasiswa Sultan Rivandi Bahas Soal UU KPK

VIRAL Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan Gara-gara Postingan Istri Komentari Wiranto

Istri Ceriwis di Medsos soal Wiranto, Ini Aktivitas Dandim Kendari Sebelum Dicopot Jenderal Andika

Istri perwira menengah TNI AD tersebut diketahui mengunggah postingan bermuatan negatif terkait peristiwa penusukan terhadap Menkopolhukam Wiranto.

Bukan hanya Dandim Kendari saja yang dicopot dari jabatannya akibat komentar negatif istri di media sosial, seorang anggota TNI lainnya berpangkat Sersan Dua juga mengalami hal serupa.

“Kepada suami kedua individu ini telah memenuhi unsur pelanggaran terhadap UU No 25 Tahun 2014 tentang Hukum Disiplin Militer."

"Suami salah satu individu tersebut adalah Kolonel HS yang merupakan Komandan Dandim Kendari."

"Kepadanya telah saya perintahkan melepas jabatannya sebagai konsekuensi serta 14 hari penahanan ringan," 

"Sementara untuk Sersan Dua Z juga telah dikeluarkan surat perintah melepas jabatan serta menjalani hukuman disiplin yang sama penahanan ringan 14 hari,” kata Jenderal TNI Andika Perkasa di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2019), dikutip Tribunnews.com.

Halaman
123
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved